news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto dan tim memberikan keterangan pers terkait penangkapan pimpinan dan anggota OPM di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya..
Sumber :
  • HO-Satgas Yonif 9 Marinir Koops Habema

Pengintai Taktis Marinir TNI AL Gagalkan Aksi OPM di Papua Barat Daya, 3 Tokoh Kunci Diberbek Tanpa Perlawanan

Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) 9 Marinir TNI Angkatan Laut mengukir keberhasilan taktis setelah meringkus tiga anggota kelompok kriminal bersen-
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:04 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com, Papua – Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) 9 Marinir TNI Angkatan Laut mengukir keberhasilan taktis setelah meringkus tiga anggota kelompok kriminal bersenjata TPNPB-OPM di Kampung Franeway, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada Kamis (29/10/2026).

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengonfirmasi keberhasilan penyergapan tersebut dalam keterangan resminya di Sorong, Sabtu (31/10/2026).

Tiga sosok yang berhasil diamankan yakni Matius Aisasior (Komandan Batalyon TPNPB-OPM) Yeremias Aisasior (Wakil Komandan Batalyon), dan Zakarias Aikingking (anggota operasional).

“Dari hasil pemantauan intensif, pasukan mendeteksi keberadaan Matius Aisasior saat keluar dari Hutan Aisnak, Distrik Moskona Bintuni, yang diduga selama ini menjadi markas persembunyian kelompoknya,” ujar Letjen TNI Lucky Avianto.

Keberhasilan penangkapan berawal dari pemantauan udara dan teritorial yang dilakukan secara cermat oleh prajurit Yonif 9 Marinir terhadap pergerakan jaringan OPM di wilayah hukum Papua Barat Daya.

Tim prajurit Marinir kemudian membuntutinya hingga ke sebuah rumah persembunyian di Kampung Franeway, Distrik Aifat Timur Jauh, tempat Yeremias dan Zakarias telah bersiap menunggu.

Tanpa membuang waktu, prajurit Yonif 9 Marinir mengepung lokasi dan melakukan penyergapan dengan pendekatan taktis persuasif. Ketiga tokoh OPM tersebut akhirnya menyerahkan diri secara mutlak tanpa sempat memberikan perlawanan.

Letjen Lucky membeberkan bahwa Matius Aisasior bersama jaringannya berafiliasi langsung dengan kelompok OPM pimpinan Denni Moss.

Rekam jejak kejahatan kelompok ini meliputi penyerangan pos keamanan, aksi keji terhadap pekerja proyek Jalan Trans Bintuni, hingga terror intimidasi terhadap Orang Asli Papua (OAP).

Pangkogabwilhan III kembali melayangkan imbauan tegas kepada seluruh sisa pimpinan dan anggota OPM yang masih bersembunyi di dalam hutan agar segera meletakkan senjata dan kembali ke pangkuan NKRI.

“Pendekatan persuasif akan terus diutamakan. Namun, apabila terjadi situasi yang mengharuskan tindakan tegas, TNI akan bertindak sesuai ketentuan hukum dan aturan pelibatan yang berlaku. Keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” tegas Letjen Lucky.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral