- Haecal Vandhea Tan Pane/tvOne
543 Jiwa dari 180 Kepala Keluarga Terdampak Kebakaran di Mampang Prapatan
Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 543 jiwa terdampak kebakaran yang terjadi di Jalan Bangka Buntu I Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (26/12/2022) malam.
Peristiwa kebakaran sendiri terjadi di 3 RT di antaranya RT 6, 7 dan 8 yang berada di RW 5.
Untuk warga yang terdampak, petugas sendiri sudah menyiapkan tiga titik lokasi pengungsian di antaranya di Masjid Al Aqwam di Jalan Bangka Buntu II dan di depan dua buah ruko yang tak jauh dari lokasi kebakaran.
Selain itu petugas juga akan segera membangun dapur umum untuk menyuplai kebutuhan warga yang terdampak.
Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary mengatakan ada sebanyak 180 keluarga dan 543 jiwa yang terdampak, polisi belum bisa memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut karena masih dalam penyidikan.
"Ya kami dari petugas kepolisian, kecamatan, PMI, peristiwa kebakaran terjadi pada pukul 19.30 WIB, dimana ada 180 kk (kepala keluarga), dan 543 jiwa terdampak. Ada tiga lokasi pengungsian yang disiapkan, di Masjid Al Aqwam, di Jalan Bangka Buntu II, dan ruko, kita juga akan membangun dapur umum untuk warga", ujar Ade.
Peristiwa kebakaran sendiri akhirnya bisa dipadamkan pukul 12.00 WIB Senin (26/12/2022) malam oleh pihak pemadam kebakaran, setelah menerjunkan 26 unit mobil pemadam kebakaran dan 120 personel.
Damkar Kesulitan Padamkan Api
Proses pemadaman kebakaran terhambat karena akses menuju lokasi kebakaran di Jalan Bangka Buntu I RT 05/07, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan merupakan gang sempit.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kebakaran Provinsi DKI Jakarta Satriadi Gunawan, saat dihubungi tvOne pada Senin (26/12/2022).
"Total ada 23 unit Damkar dengan jumlah personel 120 orang ke TKP. Saat ini sedang proses pemadaman," tuturnya.
Satriadi Gunawan menyebut kendala pemadaman api dikarenakan akses jalan yang sangat sempit.
"Kami terus menambah jumlah armada dan personil untuk memblok perambatan api demi mengurangi risiko perambatan yang lebih luas lagi," tuturnya.
Satriadi belum bisa memastikan berapa jumlah rumah yang terbakar di Jalan Bangka Buntu I Mampang Prapatan tersebut.
"Angka pasti belum bisa dipastikan karena masih proses pemadaman, jumlah berapanya (rumah) yang terdampak belum bisa kami pastikan," ungkapnya.