Usut Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Polisi Periksa Sejumlah Karyawan
- ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap masih mendalami penyebab kebakaran yang melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026) malam, yang mengakibatkan 17 orang mengalami luka-luka.
Kapolres Metro Kota Bekasi, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, sejumlah saksi tengah diminta keterangan untuk membuat terang peristiwa yang terjadi.
“Sementara baru saksi-saksi yang kita lakukan untuk diambil keterangan,” kata Kusumo, kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).
Kemudian, Kusumo menerangkan saksi yang tengah dilakukan pemeriksaan, di antaranya yaitu karyawan SPBE Cimuning.
“(Saksi) baru yang terdampak dan juga beberapa dari SPBE terutama para karyawan ya,“ ujarnya.
Sementara itu, Kusumo menegaskan hingga saat ini penyebab pasti dari kebaran tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
“Ya, masih ini proses untuk ininya (penyebabnya) ya, masih proses (pendalaman),” terangnya.
Untuk diketahui, polisi mengungkap sebanyak 17 orang menjadi korban luka dalam insiden kebakaran besar yang melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026) malam.
Adapun 17 orang tersebut di antaranya FSB, DK, SP, W, AR, APB, ABT, K, W, Y, S, D, W, J, SB, DJ, DP,
Kapolres Metro Kota Bekasi, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, korban kebakaran di antaranya berasal dari pekerja dan masyarakat sekitar.
“(Korban) Dari pekerja ada dua atau tiga orang, sementara yang lainnya dari masyarakat. Warga pemukiman,“ kata Kusumo, kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).
Lebih lanjut, Kusumo menerangkan, beberapa korban di antaranya mengalami luka bakar lebih dari 50 persen.
“Ya, sekali lagi kami juga turut prihatin dengan bagaimana kondisi korban ya. Tadi kita sudah menengok ke rumah sakit dimana data sementara ada 17 korban, dan ada beberapa yang lukanya sampai di atas 50 persen. Tapi mudah-mudahan masih bisa diberikan kesembuhan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kusumo menerangkan, beberapa korban diantaranya masih ada yang dirawat di rumah sakit dan korban lainnya telah pulang ke rumahnya.
“Kemudian juga sudah ada beberapa korban juga yang sudah meninggalkan rumah sakit, tadi ada kita ini data ada yang sudah melakukan rawat jalan,” jelasnya. (ars/iwh)
Load more