news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dr. Ananda Fortunisa, S.E.,M.Si., CHCA.
Sumber :
  • Istimewa

Menyoroti Cucurella: Redesain Manajemen SDM bagi Spektrum Autisme di Indonesia

Menyoroti Cucurella peduli pada fasilitas pendidikan anaknya yang Spektrum Autism setiap pindah klub, Indonesia harus redesain sistem Manajemen SDM inklusif.
Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:40 WIB
Reporter:
Editor :

2.  Metode Pemetaan Kompetensi (Competency Mapping)

Task Analysis Method: Memecah satu fungsi jabatan menjadi beberapa variabel tugas mikronya, lalu memetakan keahlian spesifik kandidat secara presisi.

Neuro-Mapping Tool: Memetakan keunggulan khas autisme (Autistic Hyperfocus), seperti ketelitian detail (attention to detail), pengenalan pola data yang konsisten, tingginya daya ingat sistematis, dan tingkat komitmen kerja yang tinggi.

3. Treatment Pengembangan dan Retensi Karyawan

Agar karyawan autisme tetap produktif, perusahaan wajib menyediakan penyesuaian yang layak (Reasonable Accommodation):

  • Sensory-Friendly Environment: Menyediakan area kerja beriluminasi lembut (bukan lampu LED berkedip), bebas dari kebisingan mendadak, atau memperbolehkan penggunaan noise-canceling headphones.
  • Instruksi Visual dan Terstruktur: Mengubah SOP kerja dalam bentuk diagram alir, checklist tertulis, dan tenggat waktu eksplisit tanpa metafora ambigu.
  • Sistem Penugasan Job Coach / Buddy System: Menunjuk seorang rekan kerja terdekat sebagai mentor sosial yang memandu navigasi dinamika budaya kantor dan komunikasi interpersonal sehari-hari.

Kebijakan Publik dan Contoh Praktik Terbaik Internasional

Pemerintah Indonesia selaku regulator perlu mengambil langkah konkret dengan menciptakan enabling ecosystem, bukan sekadar menerbitkan regulasi tanpa insentif. Kebijakan yang perlu didorong antara lain:

  • Pemberian Insentif Pajak (Tax Credit): Memberikan pemotongan pajak bagi perusahaan swasta yang menginvestasikan dananya untuk membangun fasilitas sensory workspace dan mempekerjakan karyawan autisme.
  • Standardisasi Profesi Pendamping Kerja (Job Coach): Kementerian Ketenagakerjaan harus memfasilitasi sertifikasi Job Coach disabilitas agar industri memiliki akses profesional pendamping. Indonesia dapat mencontoh negara yang telah sukses menerapkan sistem terintegrasi ini:
  • Singapura (Program SG Enable): Singapura memiliki badan khusus di bawah Kementerian Sosial yang merekrut, melatih, dan menyalurkan penyandang autisme ke industri teknologi dan logistik, sekaligus mendanai hingga 90% biaya pelatihan tempat kerja bagi perusahaan yang menampung mereka.
  • Amerika Serikat (Program Autism at Work): Melalui dukungan Americans with Disabilities Act (ADA), korporasi global seperti SAP, Microsoft, dan JPMorgan Chase merancang program khusus yang berhasil menyerap ribuan karyawan autisme pada posisi software quality assurance, analisis finansial, dan keamanan siber dengan tingkat retensi kerja melebihi 90%.

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:56
01:31
01:24
06:07
01:27
02:40

Viral