- St. Kitts and Nevis Football Association
Bedah Kekuatan Saint Kitts and Nevis, Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang Jadi Kuda Hitam Zona Concacaf
Rekor Saint Kitts and Nevis Lawan Benua Lain
- bristolrovers.co.uk
Sepanjang sejarah, Saint Kitts and Nevis hanya pernah melakukan perjalanan tandang ke luar negeri ketika tur Eropa menghadapi negara seperti Armenia, Georgia hingga Estonia.
Selebihnya, perjalanan paling jauh mereka ialah bertandang ke sesama tim Kepulauan Karibia ataupun saat berpartisipasi di Piala Emas Concacaf 2023 silam.
Maka dari itu, lawatan ke Jakarta untuk berjumpa Timnas Indonesia menjadi yang pertama bagi mereka, namun tidak untuk sang legenda Keith Kayamba Gumbs.
FIFA bahkan sampai menyoroti bagaimana negara kecil seperti Saint Kitts and Nevis akan bertanding di Stadion GBK yang punya kapasitas sangat besar.
“Seluruh populasi Saint Kitts and Nevis akan bisa masuk di dalam Stadion Gelora Bung Karno yang impresif di Jakarta, tempat ketika mereka akan menghadapi tuan rumah Indonesia dalam FIFA Series mendatang,” kata FIFA.
Kondisi Skuad Saint Kitts and Nevis
- FIFA
Bisa dibilang ketidakstabilan tengah melanda The Sugar Boyz, di mana dalam dua tahun terakhir sudah ada tiga pelatih berbeda yang menukangi negara itu.
Saat itu, komando kepelatihan dipegang oleh Marcelo Serrano, pelatih asal Brasil yang dipercaya menukangi Saint Kitts and Nevis sejak 4 Februari 2026.
Baru sebulan dilatih Marcelo Serrano, gaya permainan Saint Kitts and Nevis belum terlihat benar-benar padu. Kendati demikian, beberapa pemain mereka patut diwaspadai.
Ada gelandang veteran berusia 34 tahun Romaine Sawyers yang kenyang pengalaman di Inggris bersama West Bromwich Albion, Stoke City, Cardiff City, Wimbledon, serta Bristol Rovers.
Sang kiper sekaligus kapten Saint Kitts and Nevis Julani Archibald juga patut diperhitungkan lantaran kini tengah bermain abroad di Malta bersama Valletta FC.
(han)