- Reuters/Matthew
Andoni Iraola Resmi Milik Liverpool, Pasang Target Tinggi untuk Anfield
Jakarta, tvOnenews.com – Jagat sepak bola Inggris dibuat geger! Hanya berselang beberapa hari setelah keputusan mengejutkan memecat Arne Slot, Liverpool bergerak secepat kilat. Raksasa Merseyside tersebut resmi menunjuk taktik genius asal Spanyol, Andoni Iraola, sebagai pelatih baru mereka di Anfield.
Iraola yang baru berusia 43 tahun langsung terbang ke Merseyside pada hari Kamis untuk menandatangani kontrak berdurasi dua tahun. Sesaat sebelum pengumuman resmi, Liverpool bahkan sempat membuat fans histeris dengan mengunggah foto misterius siluet Iraola di terowongan ikonik Anfield.
Keberhasilan Liverpool mendapatkan tanda tangan Iraola terbilang luar biasa. Mantan pelatih Rayo Vallecano ini sebenarnya menjadi komoditas panas di Eropa setelah berhasil mengukir sejarah membawa Bournemouth lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya.
Sebelum Liverpool datang mengetuk pintu, Iraola dikabarkan sudah berada dalam tahap negosiasi tingkat lanjut untuk melatih klub Jerman, Bayer Leverkusen. Tidak hanya itu, Crystal Palace juga sempat mencoba merayunya untuk pindah ke Selhurst Park. Namun, daya tarik magis The Reds terbukti terlalu kuat untuk ditolak.
"Saya sangat gembira. Semua orang tahu Liverpool adalah klub raksasa, salah satu yang terbesar di dunia. Tapi setelah merasakannya sendiri, saya tahu klub ini sangat istimewa. Atmosfernya, pendukungnya, dan kesempatan melatih pemain top untuk berebut trofi... Sulit untuk menolak tawaran menarik seperti ini," ungkapnya, seperti dikutip dari The Sun, Jumat, 5 Juni 2026.
Keputusan manajemen Liverpool memecat Arne Slot mengejutkan banyak pihak, mengingat pelatih asal Belanda itu sebenarnya sukses membawa Liverpool menjuarai Liga Premier pada musim sebelumnya. Namun, performa The Reds hancur lebur dalam upaya mereka mempertahankan gelar musim ini.
Liverpool tampil terseok-seok dan finis di peringkat kelima, bahkan baru bisa mengamankan tiket Liga Champions di drama pekan terakhir. Manajemen klub menegaskan mereka terpaksa mengambil keputusan kejam ini demi menyelamatkan masa depan tim.
Dalam pernyataan resminya, pihak klub menjelaskan:
"Keputusan ini diambil karena kami yakin arah perkembangan tim akan lebih baik jika ada perubahan strategi. Ini bukan berarti kami tidak menghormati Arne atau meragukan bakatnya. Dia pergi dengan rasa terima kasih kami dan sebuah trofi Liga Premier atas namanya. Namun, saat ini tim membutuhkan pendekatan yang berbeda."
Target tinggi Iraola
Kini, beban berat berada di pundak Iraola. Dengan modal rekor impresif 41 kemenangan di Premier League selama menukangi Bournemouth, ia diberi tugas utama untuk mengembalikan mental juara Liverpool. Iraola menegaskan bahwa dirinya tidak datang ke Anfield untuk bermain aman. Targetnya sudah sangat jelas: meraih trofi.
"Liverpool memberi saya kesempatan melatih pemain-pemain top, dan pemain top memberi Anda peluang untuk berjuang memenangkan gelar. Tentu saja, saat Anda baru tiba, Anda tidak bisa menjanjikan segalanya. Tapi yang pasti, saya sudah sangat siap menghadapi tantangan besar ini," tegas Iraola menantang musim baru.