news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu di Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • REUTERS/Issei Kato

Piala Dunia 2026: Reaksi Mengejutkan Pelatih Jepang Usai Imbangi Belanda, Kecewa Samurai Biru Tak Bisa Menang

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, mengaku belum sepenuhnya puas setelah timnya bermain imbang 2-2 melawan Belanda di laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026.
Senin, 15 Juni 2026 - 08:16 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, mengaku belum sepenuhnya puas setelah timnya bermain imbang 2-2 melawan Belanda di Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026). Meski mengamankan satu poin, ia menilai Samurai Biru seharusnya mampu meraih hasil lebih baik.

Pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026, Jepang harus bekerja keras sepanjang pertandingan. Dalam duel yang berlangsung di Dallas Stadium itu, mereka dua kali tertinggal sebelum akhirnya menyelamatkan diri dari kekalahan pada menit-menit akhir.

Gol penyeimbang yang dicetak Daichi Kamada pada menit ke-89 menjadi penyelamat Jepang dari hasil buruk di laga perdana. Momen tersebut sekaligus memastikan Samurai Blue membawa pulang satu poin penting.

Moriyasu tidak menutupi rasa kecewanya setelah pertandingan berakhir. Namun, ia tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain yang menunjukkan mental pantang menyerah hingga peluit panjang dibunyikan.

"Saya kecewa karena kami gagal meraih kemenangan," ujar Moriyasu seperti dikutip dari laman resmi FIFA. Meski demikian, ia menilai perjuangan para pemain layak mendapat apresiasi.

Menurut pelatih berusia 57 tahun tersebut, Jepang menunjukkan karakter kuat saat menghadapi tekanan Belanda. Para pemain tetap tenang meski harus dua kali mengejar ketertinggalan.

Moriyasu juga menilai hasil imbang ini lahir dari kerja kolektif seluruh anggota tim. Kedisiplinan dalam bertahan dan keberanian saat menyerang menjadi kunci Jepang meraih satu poin.

"Mendapatkan satu poin memang sedikit mengecewakan, tetapi kami mampu meraih hasil ini melalui usaha kolektif," kata Moriyasu. Ia menegaskan para pemain berhasil menjalankan rencana pertandingan dengan baik.

Jepang tampil sabar saat menghadapi tekanan dari Belanda sepanjang laga. Setelah mampu meredam serangan lawan, mereka mulai meningkatkan intensitas permainan untuk mencari gol penyeimbang.

Strategi tersebut akhirnya membuahkan hasil pada penghujung pertandingan. Gol Kamada menjadi bukti bahwa Jepang tidak pernah menyerah hingga menit terakhir.

Tambahan satu poin membuat peluang Jepang lolos ke fase berikutnya tetap terbuka lebar. Persaingan di Grup F pun dipastikan berlangsung semakin ketat pada laga-laga selanjutnya.

Saat ini Jepang dan Belanda sama-sama mengoleksi satu poin di klasemen sementara. Hasil tersebut membuat perebutan tiket menuju babak gugur masih terbuka bagi seluruh tim penghuni Grup F.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:45
01:02
01:25
01:24
05:52
00:56

Viral