- tvOnenews-Ilham Giovani
Jadi Ban Serep India, Bangladesh Cari Pengalaman di FIFA ASEAN Cup
Jakarta, tvOnenews.com - Bangladesh tak mau dipandang sebelah mata hanya dengan tim yang tiba sebagai pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026.
India memutuskan untuk mundur dari FIFA ASEAN Cup setelah memilih mengisi FIFA Matchday dengan menjamu Brasil. Kekosongan ini pun kemudian diisi oleh Bangladesh yang bersaing di Grup A Divisi 1 bersama Timnas Indonesia, Singapura dan Malaysia.
Tak hanya menjadi cadangan bagi India, Bangladesh menyadari status mereka sebagai tim non-unggulan saat menghadapi Malaysia pada laga pembuka FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Meski memiliki perbedaan peringkat yang cukup jauh, pelatih Thomas Dooley memastikan Bangladesh tidak datang untuk menyerah sebelum pertandingan dimulai.
Dooley mengakui Malaysia berada hampir 50 peringkat di atas Bangladesh dalam ranking dunia. Namun, pelatih asal Amerika Serikat itu meminta anak asuhnya tetap memberikan perlawanan demi mendapatkan hasil terbaik pada turnamen perdana FIFA ASEAN Cup.
"Saya tahu banyak penggemar di Bangladesh percaya kami datang ke sini untuk mengalahkan semua tim, tetapi kami harus realistis. Malaysia hampir 50 tempat di atas kami dalam peringkat, Singapura sekitar 30 hingga 35 tempat di depan dan kemudian ada Indonesia," ujar Dooley dikutip dari laman Berita Harian, Kamis (24/9/2026).
"Kami tahu kami adalah tim non-unggulan dalam turnamen ini. Pada awalnya kami juga tidak diundang, jadi kami senang bisa berada di sini, mewakili sepak bola Bangladesh di Indonesia dan mencoba mendapatkan hasil yang baik melawan Malaysia," lanjutnya.
Mantan pelatih Timnas Filipina itu menilai FIFA ASEAN Cup menjadi kesempatan berharga bagi Bangladesh untuk mengukur kemampuan melawan negara dengan peringkat lebih tinggi.
Pengalaman tersebut juga diproyeksikan sebagai bagian dari persiapan Bangladesh menghadapi turnamen SAFF yang menjadi salah satu target mereka.
"Kami akan berjuang, mencoba bermain sepak bola dan mendapatkan hasil terbaik yang mungkin. Tetapi kami realistis. Malaysia juga akan berpikiran sama ketika menghadapi tim yang berada di bawah mereka dalam peringkat, mereka tidak ingin kalah," kata Dooley.