news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pertandingan Persija Jakarta vs Persik Kediri di JIS.
Sumber :
  • Persija

Jawaban Elegan Pramono Anung Atas Protes Keras Shin Tae-yong dengan Rumput Lapangan JIS, Demi Persija Janjikan Perbaikan

Kritikan terhadap kualitas rumput JIS mencuat setelah Persija Jakarta menghadapi Persik Kediri pada pekan ketujuh Super League 2026/2027.
Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:45 WIB
Editor :

‎Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akhirnya buka suara setelah pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, dan kapten Rizky Ridho mengeluhkan buruknya kualitas rumput Jakarta International Stadium (JIS). Ia memastikan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola stadion akan segera melakukan penyempurnaan terhadap kondisi lapangan tersebut.

‎Kritikan terhadap kualitas rumput JIS mencuat setelah Persija Jakarta menghadapi Persik Kediri pada pekan ketujuh Super League 2026/2027. Dalam pertandingan yang berlangsung pada Senin (26/10/2026) malam WIB, Macan Kemayoran berhasil meraih kemenangan dengan skor tipis 2-1.

‎Menariknya, Pramono Anung ternyata turut menyaksikan langsubuang pertandingan antara Persija Jakarta dan Persik Kediri tersebut. Ia mengaku bersyukur karena Macan Kemayoran mampu mengamankan kemenangan meskipun kondisi lapangan menjadi sorotan setelah pertandingan.

‎Pramono bahkan sempat melontarkan candaan dengan menyebut pertandingan Persija melawan Persik sebagai duel El Clasico antara anak dan bapak. Hal tersebut disampaikannya dengan menyinggung dukungan Bupati Kediri terhadap Persik dalam pertandingan tersebut.

‎"Kebetulan kemarin saya nonton bola secara langsung. Alhamdulillah pertandingan El Clasico anak bapak ya . Karena kebetulan kan orang juga tahu bahwa Persik Kediri adalah salah satu suporter utamanya adalah Bupati Kediri. Dan Alhamdulillah bapaknya yang menang," ujar Pramono di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

‎Terkait kondisi rumput JIS, Pramono Anung mengakui bahwa kualitas lapangan belum sepenuhnya sempurna ketika digunakan untuk pertandingan Persija melawan Persik Kediri. Namun, ia menjelaskan bahwa proses pemulihan rumput setelah penyelenggaraan konser kini sudah mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.

‎Menurutnya, perawatan rumput JIS setelah digunakan untuk konser sebelumnya membutuhkan waktu hingga dua sampai tiga bulan. Kini, stadion tersebut sudah dapat kembali digunakan untuk pertandingan sepak bola hanya dalam waktu sekitar satu pekan setelah penyelenggaraan acara.

‎Meski menyebut adanya peningkatan dalam proses pemulihan rumput, Pramono Anung tidak menampik bahwa masih terdapat kekurangan yang perlu dibenahi. Ia mengungkapkan bahwa Direktur Utama Jakpro telah menyampaikan rencana untuk segera melakukan penyempurnaan terhadap kondisi lapangan JIS.

‎"Bahwa kemudian dalam pertandingan itu masih ada rumput yang belum sempurna sebenarnya ini sudah sesuatu yang luar biasa. Kenapa luar biasa? Kalau dulu penyelesaian rumput habis konser dan sebagainya itu kan butuh waktu 2-3 bulan. Sekarang sudah satu minggu bisa dilakukan pertandingan," kata Pramono.

‎"Bahwa ada kekurangan, kemarin Pak Dirut Jakpro menyampaikan kepada saya segera akan dilakukan penyempurnaan terhadap itu. Dan mudah-mudahan segera bisa kita perbaiki," sambungnya.

‎Sebelumnya, Shin Tae-yong secara terbuka melayangkan kritikan terhadap kualitas rumput JIS setelah Persija Jakarta mengalahkan Persik Kediri. Pelatih asal Korea Selatan tersebut menilai kondisi lapangan sangat buruk hingga dianggap tidak layak digunakan untuk menggelar pertandingan sepak bola.

‎"Kondisi lapangan sangat-sangat tidak baik. Sebenarnya tidak boleh bermain bola dengan kondisi lapangan seperti itu," ucap Shin kepada awak media.

‎Kritikan serupa juga disampaikan kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, yang merasa tidak nyaman dengan kondisi lapangan ketika timnya menjamu Persik Kediri. Bek Timnas Indonesia tersebut menilai kualitas rumput JIS membuat kedua kesebelasan kesulitan menampilkan permainan terbaik mereka.

‎Rizky Ridho bahkan mengaku tidak enak hati kepada para pemain Persik Kediri karena harus bertanding di lapangan dengan kondisi yang dinilainya buruk. Menurutnya, tim tamu sebenarnya memiliki kualitas permainan kombinasi yang bagus, tetapi tidak mampu menerapkannya secara maksimal akibat kondisi rumput stadion.

‎"Kita juga respek kepada Persik. Mereka mempunyai permainan yang sangat bagus ketika one-two touch, seperti itu. Tapi mereka juga enggak bisa main dengan bagus di lapangan seperti ini. Jadi, saya kira kita juga kurang respek dengan bermain di lapangan seperti ini menghadapi tim lawan dan menyambut tim lawan. Jadi, kurang enaklah, jujur," ucap Ridho.

‎(igp/hfp)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral