- Instagram @serginhovandijk
Nostalgia Persib Bandung: Sergio Van Dijk, Striker Timnas Indonesia yang Jadi Top Skor di Liga Australia, Kini Tekuni Usaha Katering
Walau begitu, kiprah Van Dijk ternyata tak sementereng CV-nya. Dia hanya berkesempatan tampil sebanyak lima kali dan tanpa gol untuk Timnas Indonesia.
Sebaliknya, tuah Sergio Van Dijk justru terasa ketika gabung Persib Bandung di tahun yang sama. Total 21 gol dan 10 assist dibukukan hanya dalam semusim.
Periode manis itu dengan cepat berakhir lantaran Sergio Van Dijk pindah ke Sepahan (Iran) di musim selanjutnya. Dari situ, ia lebih sering berganti klub seperti Suphanburi (Thailand) dan Adelaide United (Australia).
Sempat kembali ke Persib Bandung setelah tiga tahun berkelana, namun ketajaman Sergio Van Dijk di periode pertamanya tidak lagi sama.
Update Kabar Sergio Van Dijk
Setelah pergi dari Persib Bandung, Van Dijk memutuskan pulang ke Belanda dengan memperkuat VV Pelikaan-SS. Klub ini jadi petualangan terakhirnya sebelum pensiun pada 2020.
Mantan striker berkepala pelontos itu ternyata masih rajin mengikuti update tentang Timnas Indonesia, termasuk optimisme saat kedatangan Patrick Kluivert.
“Setelah Brisbane, saya gabung Adelaide United, saya menjadi top skor mungkin karena PK (Patrick Kluivert),” kata Van Dijk saat diwawancara Goal pada 15 Januari 2025.
“Menurut saya ini kesempatan bagus untuk dia karena kalau lihat timnas sudah dekat ke Piala Dunia,” sambungnya.
Tak mau kalah, Patrick Kluivert balik memuji Sergio Van Dijk. Ia pun berandai-andai akan memanggil SVD ke Timnas Indonesia jika sang striker berusia 13 tahun lebih muda.
“Sergio adalah pribadi yang luar biasa, saya bekerja sama dengan baik dengannya ketika saya di Brisbane bersama Ange Postecoglou,“ kata Kluivert di YouTube The Haye Way pada 23 September silam.
“Ya, saya memberikannya beberapa tips kecil dan dia mengikutinya dan jadi top skor, jadi saya sangat senang dengan pencapaiannya,“ cerita coach PK.
“Saya akan panggil dia ke timnas tanpa pikir panjang (jika sekarang Van Dijk berusia 13 tahun lebih muda),” jelasnya.
Sempat menjadi agen pemain sepak bola, kini Sergio Van Dijk dipercaya sebagai Co-founder perusahaan software bernama Mantab One yang beroperasi di Indonesia dengan target pasar Belanda serta Eropa.