- PSSI Pers
I.League Buka Komunikasi dengan PSBS Biak Atas Kondisi Finansial Tim
Jakarta, tvOnenews.com - I.League akhirnya angkat suara atas kondisi finansial PSBS Biak yang merugikan pemain dan staf tim. Surat terbuka bahkan diberikan pemain di media sosial atas hak yang belum dibayarkan klub dalam tiga bulan terakhir.
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra memastikan ada komunikasi dengan pihak manajemen klub atas kondisi keuangan klub yang berdampak pada tim ini.
"Iya, saya pikir kita punya prosedur cara berkomunikasi. Eh kita juga melihat kan juga APPI sudah memberi pernyataan, kita juga ada surat terbuka," kata Asep Saputra.
Asep mengakui ada mekanisme yang harus ditempuh untuk membantu pemain mendapatkan hak yang belum mereka terima dari klub. Padahal, pertandingan terus digelar yang membuat kondisi tim tidak ideal untuk berkompetisi.
"Kita ada mekanisme khusus lah. Karena kan kita komunikasi juga tidak pernah ada batasan," kata Asep.
Asep pun memastikan I.League terus melakukan pendampingan atas kasus yang tentu merugikan tim ini.
"Kita tunggu saja, karena juga kita baru di-raise up beberapa hal, beberapa hari terakhir. Yang pasti dalam waktu dekat juga kita akan ada pertemuan dengan owner-nya dari PSBS," kata Asep.
Sebelumnya, sejumlah pemain dan staf tim mengeluarkan surat terbuka yang ditujukkan pada PSSI, I.League dan PSBS Biak atas kondisi tim saat ini.
Salah satu sorotan adalah tim meminta hak mereka yang telah tertunda selama tiga bulan terakhir.
Solusi pun diminta oleh tim mengingat keterlambatan hak mereka sudah terdampak pada latihan tim seperti tidak adanya air minum sebagai kebutuhan dasar dalam sesi latihan.
Bahkan terberat, pemain asing diminta untuk mengosongkan tempat tinggal karena kurangnya pembayaran, kendaraan tim ditarik, hingga tim tak bisa latihan karena tidak tersedianya lapangan latihan. (hfp)