- tvOnenews-Ilham Giovani
Terungkap! Shin Tae-yong Beberkan Sempat Dapat Tawaran dari Tim China hingga Jepang Sebelum Gabung Persija
Jakarta, tvonenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, membeberkan bahwa dirinya sempat mendapatkan tawaran dari sejumlah tim luar negeri sebelum bergabung dengan Macan Kemayoran. Bahkan, ia menyebut jika klub-klub tersebut berasal dari China hingga Jepang.
Seperti yang diketahui, Persija kini memasuki era baru setelah ditunjuknya Shin Tae-yong sebagai pelatih. Juru taktik asal Korea Selatan itu akan memegang tim ibu kota selama tiga musim ke depan.
Ada cerita menarik di balik perekrutan dirinya sebagai nahkoda baru. Apalagi, ini menandakan kembalinya ia ke Indonesia sejak awal 2025.
STY terakhir kali menjabat sebagai pelatih di Tanah Air ketika menangani Timnas Indonesia. Pada momen terakhirnya, ia dipecat PSSI dan digantikan Patrick Kluivert.
Dikabarkan bahwa sebelum mantap memilih bergabung dengan Persija, STY ternyata mendapatkan sejumlah tawaran dari tim luar negeri.
Hal ini sejatinya sempat ia singgung dalam konferensi pers pengenalan dirinya beberapa waktu lalu. Namun kini, diketahui terkait asal tim-tim yang ingin menggunakan jasa eks pelatih Timnas Indonesia tersebut.
STY mengatakan bahwa dirinya sempat mendapatkan tawaran dari tim asal China hingga Jepang. Hal ini ia sampaikan dalam acara podcast yang dikutip di kanal Youtube Persija.
Dalam kesempatan yang sama, STY juga membeberkan alasannya lebih memilih Macan Kemayoran alih-alih pinangan dari tim asal Liga Top Asia tersebut.
"Ada banyak alasan kenapa saya yakin memilih Persija. Sebelumnya memang ada beberapa klub dari negara lain seperti China dan Jepang," ujar STY dikutip Senin (15/6/2026).
"Tapi akhirnya saya lebih memilih Persija karena saya sudah lebih mengenal sepak bola di sini," tambahnya.
Lebih lanjut, eks pelatih Ulsan HD itu menjelaskan bahwa ada banyak tantangan yang harus ia hadapi jika menerima tawaran dari tim luar negeri.
Ia pun mengambil contoh terkait Liga China yang belum pernah dirinya rasakan sebelumnya, sekaligus menjadi pengalaman pertamanya di Negeri Tirai Bambu tersebut.
Hal itu berbeda sangat jauh bila dibandingkan Indonesia. Menurutnya, ia sudah familiar dengan Kota Jakarta mengingat kerap berada di Ibukota dalam mempersiapkan Timnas Indonesia di berbagai ajang.
"Jika saya ke Liga China, akan lebih banyak kesulitan. Misalnya saja saya baru di sana dan tidak mengenal apa-apa," kata STY.
"Tetapi jika saya bergabung dengan Persija, saya akan datang ke tempat yang memang saya sudah kenal dengan baik," sambungnya.
Selain itu, faktor para suporter dan masyarakat Jakarta yang selalu menerima dirinya dengan sangat baik. Hal itu membuat STY semakin mantap untuk memilih Persija.
Tak hanya itu, faktor gaya sepak bola hingga pemain-pemain domestik yang telah ia kenal bakal lebih sangat membantu sebagai pelatih di Liga Indonesia.
"Apalagi, saya di sini selalu menerima sambutan yang baik. Saya sudah tahu banyak tentang kota ini dan juga sangat nyaman ketika berada di sini," jelas STY.
"Jadi, karena saya sudah tahu negara ini dan pemain-pemain yang ada di sini, itu akan lebih membantu saya agar lebih mudah untuk bekerja di sini," tutupnya.
(igp/hfp)