news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mantan striker Persib Bandung, Zaenal Arief..
Sumber :
  • Instagram/zaenalarief96

Apa Kabar Zaenal Arief? Eks Striker Persib dan Timnas Indonesia Kini Jalani Profesi ASN

Mantan striker Persib Bandung dan Timnas Indonesia, Zaenal Arief, kini menjalani kehidupan yang jauh dari gemerlap lapangan hijau. Setelah pensiun pada 2014.
Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:13 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.comZaenal Arief pernah menjadi salah satu striker yang cukup diperhitungkan di sepak bola Indonesia, khususnya pada era 2000-an.

Setelah memutuskan pensiun pada 2014, mantan pemain Persib dan Timnas Indonesia itu kini menjalani profesi yang sangat berbeda.

Nama Zaenal Arief, atau yang akrab disapa Abo, mungkin sudah tidak sesering dulu terdengar di kalangan Bobotoh. Namun, bagi pencinta sepak bola nasional yang mengikuti kompetisi pada era 2000-an, sosoknya tentu masih cukup familiar.

Legenda Persib Bandung Zaenal Arief
Sumber :
  • Instagram @zaenalarief96

Lahir pada 3 Januari 1981, Zaenal mengawali perjalanan sepak bolanya di klub asal daerah kelahirannya, Persigar. Ia bahkan sudah mendapat kesempatan tampil bersama tim utama ketika baru berusia 16 tahun.

Setelah hanya semusim bersama Persigar, Zaenal kemudian hijrah ke Bandung. Pada 1998, ia bergabung dengan Persib setelah sebelumnya memperkuat UNI, salah satu klub internal Maung Bandung.

Periode pertama Zaenal bersama Persib tidak berjalan sesuai harapan. Persaingan dengan sejumlah pemain senior membuat kesempatan bermainnya sangat terbatas.

Setelah dua musim, Zaenal akhirnya meninggalkan Persib dan melanjutkan karier bersama Persita Tangerang pada 2000.

Keputusan tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan kariernya. Bersama Persita, Zaenal mulai mendapatkan kepercayaan untuk tampil secara reguler dan perlahan menunjukkan ketajamannya sebagai seorang penyerang.

Performa konsistennya kemudian membawanya ke Timnas Indonesia. Pada usia 25 tahun, Zaenal mendapat panggilan memperkuat skuad Garuda pada 2006.

Namanya pun semakin diperhitungkan sejumlah klub. Meski demikian, Zaenal masih bertahan bersama Persita hingga pertengahan 2006 sebelum akhirnya kembali ke klub yang membesarkan namanya, Persib Bandung.

Kembali ke Persib

Kembalinya Zaenal ke Persib langsung memberikan dampak positif. Pada musim pertamanya, ia turut membantu Maung Bandung menjauh dari ancaman degradasi dan mulai mendapatkan kepercayaan sebagai salah satu pemain utama.

Namun, memasuki musim 2007, persaingan di lini depan semakin ketat. Kedatangan Christian Bekamenga yang mendapat kepercayaan sebagai pilihan utama membuat Zaenal harus bersaing dengan Redouanne Barkaoui.

Situasinya semakin sulit setelah Zaenal mendapat sanksi dari PSSI akibat pelanggaran disiplin. Hukuman tersebut membuatnya tidak dapat memperkuat Persib pada paruh kedua musim.

Memasuki musim berikutnya, Zaenal sempat kembali menunjukkan ketajamannya. Ia mencetak gol dalam dua pertandingan pertama Liga Super Indonesia.

Akan tetapi, kedatangan sejumlah pemain asing seperti Hilton Moreira dan Rafael Alves Bastos, ditambah munculnya talenta muda Airlangga Sucipto, membuat persaingan di lini depan semakin ketat.

Menurunnya menit bermain kemudian diperparah oleh masalah cedera yang dialaminya. Meski sempat dikaitkan dengan kepindahan ke Pelita Jaya, Zaenal akhirnya tetap bertahan bersama Persib hingga musim tersebut berakhir.

Pindah ke Persisam Samarinda

Pada musim 2009/2010, Zaenal memutuskan mencari tantangan baru. Ia bergabung dengan Persisam Samarinda, klub promosi yang kala itu memiliki sejumlah pemain berpengalaman.

Mengenakan nomor punggung 9, Zaenal dipercaya menjadi ujung tombak Persisam. Namun, perjalanan awalnya bersama klub tersebut kembali tidak mudah.

Ia sempat mengalami cedera serius dan harus menunggu cukup lama untuk menemukan kembali performa terbaiknya.

Momentum kebangkitan akhirnya datang pada pekan ke-14. Zaenal mencetak gol pertamanya untuk Persisam sekaligus membantu timnya mengalahkan mantan klubnya, Persib, di Stadion Segiri.

Karier Bersama Timnas Indonesia

Zaenal sebenarnya sudah mulai mencicipi atmosfer internasional pada usia 25 tahun. Ia masuk dalam skuad Indonesia yang tampil di Piala Asia 2007.

Namun, Zaenal tidak mendapatkan kesempatan bermain dalam turnamen tersebut.

Kariernya bersama Timnas Indonesia juga sempat terganggu oleh masalah indisipliner. Ketika skuad Garuda sedang mempersiapkan pertandingan menghadapi Korea Selatan, Zaenal meninggalkan lokasi latihan dan melewati batas waktu yang telah ditentukan.

Akibat tindakan tersebut, Zaenal dicoret dari skuad. Ia juga mendapatkan sanksi berupa larangan bermain di kompetisi Liga Indonesia selama satu musim.

Meskipun kemudian memperoleh grasi dari Ketua Umum PSSI, kejadian tersebut membuat salah satu momentum penting dalam kariernya berlalu begitu saja.

Gantung Sepatu pada 2014

Setelah menjalani perjalanan panjang bersama sejumlah klub Indonesia, Zaenal Arief akhirnya memutuskan mengakhiri karier profesionalnya pada 2014.

Persepam Madura United menjadi klub terakhir yang dibelanya sebagai pesepak bola profesional.

Namun, pensiun dari sepak bola tidak berarti Zaenal sepenuhnya meninggalkan dunia yang telah membesarkan namanya.

Berbeda dengan banyak mantan pesepak bola yang tetap berkarier di klub atau masuk ke dunia kepelatihan, Zaenal justru memilih jalur sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kini Aktif sebagai ASN di Pemkot Bandung

Setelah gantung sepatu, Zaenal Arief menjalani aktivitas sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Ia diketahui bekerja di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Pemkot Bandung.

Kini, kehidupannya lebih banyak diisi dengan pekerjaan sebagai ASN dan aktivitas bersama keluarga.

Meski demikian, kecintaannya terhadap sepak bola tidak sepenuhnya hilang. Zaenal masih sesekali terlibat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan sepak bola.

Ia pernah hadir sebagai komentator pertandingan dan juga terlihat mendampingi Persib EPA Super League, tim kelompok usia Maung Bandung.

Dari seorang striker yang pernah menjadi bagian Timnas Indonesia dan Persib, Zaenal Arief kini menjalani kehidupan yang jauh dari sorotan lapangan hijau. Namun, sepak bola tetap menjadi bagian dari perjalanan hidupnya—hanya saja, kali ini dari sisi yang berbeda.
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:34
01:25
01:32
01:54
05:21
00:53

Viral