- I.League
Enam Pekan Super League Berjalan, Komite Wasit PSSI Soroti Penggunaan VAR yang Masih Perlu Diperbaiki
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, mengakui masih ada sejumlah aspek penggunaan Video Assistant Referee (VAR) yang perlu diperbaiki dalam kompetisi Super League 2026/2027. Meski demikian, ia menilai kinerja wasit secara keseluruhan sudah cukup memuaskan hingga pekan keenam.
PSSI telah melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan wasit dalam pertandingan Super League 2026/2027 yang berlangsung selama enam pekan pertama. Penilaian tersebut dilakukan dengan memeriksa berbagai insiden yang terjadi sepanjang pertandingan.
Yoshimi Ogawa menjelaskan bahwa secara umum para wasit telah memperlihatkan performa yang baik ketika memimpin pertandingan. Namun, masih ada sejumlah kekurangan yang harus diperbaiki agar kualitas kepemimpinan wasit semakin meningkat.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama PSSI adalah penggunaan VAR dalam membantu pengambilan keputusan di lapangan. Ogawa menyoroti pentingnya proses peninjauan ulang melalui monitor di tepi lapangan ketika terjadi insiden yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Menurutnya, evaluasi secara menyeluruh tetap diperlukan meskipun PSSI merasa puas dengan kinerja wasit selama enam pekan pertama. Ia menegaskan bahwa penilaian secara umum tidak berarti seluruh keputusan yang diambil wasit sudah berjalan sempurna.
"Setelah enam pekan, secara umum, kami telah memeriksa setiap insiden. Kemudian, secara umum kami merasa puas dengan wasit kami. Mereka menunjukkan performa yang baik," ujar Ogawa di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
"Namun, ini hanya secara umum. Tapi, jika ditinjau secara detail, ada beberapa aspek, saya tidak ingin mengatakan banyak, tapi ada beberapa aspek yang harus kami perbaiki. Kami harus memperbaikinya, terutama VAR. Ketika VAR ikut campur, maka wasit harus melihat dan memeriksa tayangan ulang di lapangan. Ini benar-benar poin yang penting," tambahnya.
Selain menyoroti penggunaan VAR, Yoshimi Ogawa turut menjelaskan prosedur yang harus dilakukan wasit ketika terjadi gangguan keamanan selama pertandingan. Salah satu situasi yang menjadi perhatian adalah kericuhan penonton yang berpotensi membahayakan pemain maupun perangkat pertandingan.
Ogawa menegaskan bahwa keselamatan seluruh pihak harus menjadi pertimbangan utama sebelum wasit mengambil keputusan. Apabila terjadi ancaman serius seperti pelemparan botol atau benda berbahaya ke lapangan, wasit wajib menghentikan pertandingan untuk sementara.
Namun, keputusan mengenai kelanjutan pertandingan tidak bisa ditentukan tanpa mempertimbangkan kondisi keamanan di stadion. Wasit perlu berkoordinasi dengan komisaris pertandingan serta petugas keamanan untuk memastikan situasi sudah memungkinkan pertandingan kembali berlangsung.
"Lalu, apakah (pertandingannya) dilanjutkan atau tidak? Harus dibahas bersama komisaris pertandingan (match commissioner) atau petugas keamanan. Ini poin yang sangat penting," katanya.
Ogawa juga mengingatkan pentingnya kemampuan wasit dalam mengenali situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan selama pertandingan. Menurutnya, informasi dari perangkat pertandingan, termasuk wasit keempat, dapat membantu menentukan langkah yang harus diambil ketika terjadi gangguan keamanan.
"Kalau wasit tidak bisa mengenali situasinya, tidak ada kesempatan untuk menghentikan pertandingan. Tapi, kalau ada situasi yang benar-benar berbahaya, maka wasit melalui wasit keempat mereka dan mendapat beberapa informasi dari wasit, baru dihentikan. Karena yang paling penting adalah keselamatan," ujarnya.
Sementara itu, persaingan Super League 2026/2027 telah memasuki pekan ketujuh dengan Persija Jakarta berada di puncak klasemen sementara setelah mengoleksi 15 poin dari enam pertandingan. Macan Kemayoran diikuti Dewa United Banten FC yang mengumpulkan 14 poin dan Madura United FC dengan 13 poin.
Pekan ketujuh Super League 2026/2027 dijadwalkan dimulai pada Sabtu (24/10/2026) melalui pertandingan Isenmulang Kalteng FC menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pukul 15.30 WIB.
PSIM masih berusaha meraih kemenangan pertamanya setelah menempati peringkat ke-17 dengan satu poin, sementara Persijap Jepara berada di dasar klasemen tanpa poin.
(igp/hfp)