news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Megatron Sempat 'Pincang', Tapi Tetap Menggila! Drama Megawati Warnai Kemenangan JPE di Puncak Proliga 2026.
Sumber :
  • Tangkapan layar instagram

Megatron Sempat 'Pincang', Tapi Tetap Menggila! Drama Megawati Warnai Kemenangan JPE di Puncak Proliga 2026

Situasi itu langsung membuat publik terdiam, bukan karena skor, tetapi karena kekhawatiran pada kondisi Megatron. Megawati Hangestri mengalami kram pada kakinya
Selasa, 10 Februari 2026 - 19:58 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Megatron sempat pincang dan harus dibantu tim official JPE Volley saat laga berlangsung melawan Medan Falcons. Ada apa dengan Megawati Hangestri?

Momen menegangkan sempat menyelimuti GOR pada Minggu, 8 Februari 2026, saat Jakarta Pertamina Enduro berhadapan dengan Medan Falcons. 

Di tengah dominasi tim Megatron yang akhirnya menang telak 3-0, Megawati Hangestri Pertiwi tiba-tiba terlihat berjalan terpincang-pincang di akhir set pertama. 

Situasi itu langsung membuat publik terdiam, bukan karena skor, tetapi karena kekhawatiran pada kondisi sang bintang.

Megawati mengalami kram pada kakinya dan harus meninggalkan lapangan sejenak. Dengan bantuan pelatih, rekan setim, dan tim ofisial JPE Volley, Megatron berjalan menuju pinggir lapangan untuk mendapat penanganan.

Beberapa anggota tim medis terlihat sigap mengecek kondisi kakinya. Momen ini memperlihatkan sisi lain pertandingan: kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas di balik ketatnya persaingan Proliga 2026.

Beruntung, drama itu tak berlangsung lama. Setelah mendapat perawatan singkat, Megawati kembali pulih. 

Dengan senyum lebar khasnya, ia terlihat meregangkan kaki dan bersiap melanjutkan pertandingan. Kehadirannya kembali ke lapangan bukan hanya mengangkat moral tim, tetapi juga mengirim pesan kuat: Megatron belum selesai.

Megatron Sempat 'Pincang', Tapi Tetap Menggila! Drama Megawati Warnai Kemenangan JPE di Puncak Proliga 2026
Sumber :
  • Tangkapan layar instagram

Kram, Senyum, dan Mental Baja Megatron

Kejadian di akhir set pertama menjadi ujian mental bagi Jakarta Pertamina Enduro. Dalam situasi seperti itu, kehilangan Megawati bisa mengubah arah pertandingan. 

Namun, respons tim justru menunjukkan kedewasaan dan kesiapan sebagai kandidat juara. Megawati sendiri tampil tenang setelah kembali ke lapangan. 

Tak ada raut panik, tak ada gestur berlebihan. Ia memilih fokus, menjalankan perannya, dan memastikan ritme permainan JPE tetap terjaga. Dukungan dari bangku cadangan dan JPE Friends yang hadir maupun menyaksikan dari jauh terasa nyata.

“Kemenangan ini jadi langkah penting untuk melancarkan perjalanan Jakarta Pertamina Enduro ke depan,” demikian pesan yang disampaikan tim, mengutip dari instagram resminya.

Namun, mereka juga menegaskan bahwa hasil ini bukan alasan untuk cepat puas, melainkan motivasi untuk terus memperbaiki diri dan tampil lebih baik di laga-laga berikutnya.

Soliditas Tim dan Dukungan JPE Friends

Momen Megawati yang sempat pincang juga memperlihatkan kuatnya ikatan di dalam tim. Rekan-rekan setim langsung sigap membantu, pelatih mendampingi, dan tim ofisial memastikan Megatron mendapat penanganan terbaik. 

Kebersamaan ini menjadi fondasi penting di tengah jadwal padat dan tekanan persaingan.

Ucapan terima kasih pun disampaikan kepada para pendukung. “Terima kasih banyak buat JPE Friends yang selalu setia dukung Jakarta Pertamina Enduro, di mana pun kalian berada,” tulis tim. 

Doa, semangat, dan energi dari para penggemar disebut selalu terasa hingga ke lapangan.

Jakarta Pertamina Enduro juga menegaskan bahwa perjalanan musim ini masih panjang. “Stay with us, keep supporting, and let’s fight together, JPE Friends!” menjadi pesan yang menegaskan bahwa perjuangan belum selesai.

Megawati Hangestri, JPE Volley
Sumber :
  • instagram JPEVolley

Puncak Klasemen Bukan Garis Akhir

Kemenangan atas Medan Falcons membawa Jakarta Pertamina Enduro ke posisi puncak klasemen sementara Proliga 2026 sektor putri. 

Hingga saat ini, JPE telah memainkan sembilan pertandingan dengan catatan tujuh kemenangan dan dua kekalahan, mengoleksi 21 poin.

Di bawahnya, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menempel ketat dengan rekor identik sembilan laga, tujuh menang, dua kalah namun baru mengantongi 20 poin. Persaingan papan atas pun masih terbuka lebar. 

Sementara itu, Jakarta Electric PLN berada di posisi ketiga dengan delapan pertandingan, lima kemenangan, tiga kekalahan, dan 14 poin.

Meski berada di posisi pertama, Jakarta Pertamina Enduro menegaskan tidak ingin terlena. 

“Posisi 1 sementara bukan alasan untuk cepat puas,” demikian pesan tim. Fokus, proses, dan semangat pantang menyerah tetap menjadi pegangan utama.

Perjuangan Megawati Hangestri yang sempat pincang namun bangkit kembali menjadi simbol perjalanan JPE musim ini: tak selalu mulus, tapi penuh daya juang. 

Dengan klasemen yang masih ketat dan laga-laga krusial di depan mata, Megatron dan Jakarta Pertamina Enduro tahu satu hal pasti—puncak klasemen hanyalah persinggahan, bukan tujuan akhir. (udn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:11
03:11
07:15
06:13
15:24
04:57

Viral