- Action Images via Reuters/Lee Smith
Penilaian Jujur Pep Guardiola Soal Peluang Juara Liga Inggris usai Man City Ditahan Imbang Everton
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Pep Guardiola mengakui peluang Manchester City untuk mempertahankan gelar Premier League kini berada di ujung tanduk. Hasil imbang dramatis kontra Everton membuat mereka tertinggal lima poin dari Arsenal dengan hanya empat laga tersisa.
Pertandingan yang berlangsung sengit itu sempat berpihak kepada City usai gol pembuka dari Jeremy Doku. Namun, dalam kurun waktu 13 menit yang mengejutkan, Thierno Barry mencetak dua gol yang diselingi torehan Jake O'Brien, membalikkan keadaan secara drastis.
City tidak tinggal diam dan berhasil menyelamatkan muka di menit akhir lewat gol Erling Haaland. Bahkan, Doku kembali mencatatkan namanya di papan skor pada masa injury time, meski hasil tersebut tetap belum cukup mengamankan kemenangan.
Usai laga, Guardiola secara terbuka mengakui kondisi sulit yang kini dihadapi timnya dalam perburuan gelar.
“Kita perlu memenangkan pertandingan kita. Sekarang ini bukan di tangan kita," ujar Pep Guardiola.
Ia menegaskan bahwa nasib juara kini sangat bergantung pada performa Arsenal di sisa musim.
“Jika mereka memenangkan pertandingan mereka, gelar juara akan menjadi milik Arsenal. Sekarang kita harus memenangkan pertandingan berikutnya, kita harus bangkit dengan baik untuk serangkaian pertandingan, dan inilah yang harus kita lakukan," ucapnya.
Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, tambahan satu poin tetap memiliki arti meski jauh dari harapan utama.
“Satu poin lebih baik daripada tidak sama sekali, tetapi akan lebih baik jika kami memenangkan pertandingan,” tambah pelatih asal Spanyol itu.
Guardiola juga menyoroti perubahan tempo permainan yang dilakukan lawan di babak kedua.
“Banyak hal yang terjadi – kesulitan lawan, cara bermain mereka yang sangat agresif.”
Ia menilai timnya sempat kehilangan intensitas setelah tampil cukup solid di babak pertama.
“Kami bermain tenang di babak pertama dan setelah mereka meningkatkan tempo permainan [di babak kedua] mungkin kami kehilangan intensitas seperti di babak pertama. Gol kedua dan ketiga kami luar biasa dan kami mendapatkan satu poin," ucapnya.
Lebih lanjut, Guardiola kembali menekankan bahwa peluang juara kini tidak sepenuhnya berada dalam kendali timnya.