- REUTERS/Phil Noble
Julian Nagelsmann Masuk Radar Manchester United, Nasib Carrick di Ujung Tanduk
Kondisi tersebut kembali memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan kerja sama antara pelatih asal Jerman itu dan klub berjuluk Setan Merah.
Meski demikian, Nagelsmann bukan satu-satunya nama yang dipertimbangkan. Manajer Brighton, Fabian Hürzeler, juga disebut mendapat penilaian positif dari pihak Manchester United.
Namun, upaya merekrutnya diperkirakan tidak akan mudah karena ia baru saja menandatangani perpanjangan kontrak jangka panjang bersama Brighton.
Nama Antonio Conte turut dikaitkan dengan posisi tersebut. Pelatih asal Italia itu, yang meninggalkan Napoli pada Juni lalu, dikabarkan tertarik untuk mengambil alih kursi manajer Manchester United.
Kendati demikian, hingga kini belum ada indikasi bahwa pihak klub telah menunjukkan ketertarikan konkret terhadap Conte.
Selain Nagelsmann, Hürzeler, dan Conte, Eddie Howe juga masuk dalam daftar kandidat yang diperbincangkan.
Mantan pelatih Newcastle United tersebut memiliki keunggulan karena sedang tidak menangani klub mana pun. Dengan demikian, Manchester United berpotensi merekrutnya tanpa harus membayar kompensasi kepada klub lain.
Meski memiliki sejumlah keunggulan, Nagelsmann tetap menuai pertanyaan mengenai kelayakannya untuk menangani Manchester United.
Alex Crooks dari TalkSPORT mempertanyakan apakah pelatih tersebut benar-benar menjadi pilihan yang tepat, salah satunya dengan menyinggung hasil yang diraih timnas Jerman di Piala Dunia 2026.
Dalam kritiknya, Crooks menyoroti kegagalan Jerman melangkah lebih jauh di turnamen tersebut serta mempertanyakan karakter Nagelsmann dan kemampuannya bekerja sama dengan jajaran petinggi Manchester United.
"Nagelsmann tidak berkinerja baik sebagai manajer tim nasional Jerman dan juga merupakan individu yang sangat temperamental. Juga patut dipertanyakan bagaimana dia dapat bekerja sama dengan Jason Wilcox dan Omar Berrada. Tidak ada jaminan bahwa pergantian manajer akan menghasilkan hasil yang lebih dari sekadar perubahan jangka pendek."
- REUTERS/Annegret Hilse
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penunjukan pelatih baru tidak serta-merta menjamin perubahan positif bagi Manchester United. Selain mempertimbangkan rekam jejak dan kemampuan taktik, klub juga perlu memastikan keselarasan antara pelatih, manajemen, dan arah pembangunan tim.
Dengan situasi Carrick yang terus menjadi sorotan, nama Nagelsmann kini kembali masuk dalam perbincangan mengenai masa depan kursi pelatih Manchester United. Namun, keputusan akhir akan bergantung pada evaluasi manajemen terhadap performa tim serta pertimbangan mengenai kandidat yang dinilai paling sesuai untuk membawa klub kembali bersaing di level tertinggi.