news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Striker Prancis, Florian Thauvin.
Sumber :
  • rclens.fr

Dulu Khianati AC Milan, Striker Juara Piala Dunia Ini Akhirnya Menyesal dan Jadi Pemain Biasa-biasa Saja di Klub Semenjana Eropa

Florian Thauvin memiliki perjalanan karier menarik sekaligus membingungkan beberapa tahun terakhir. Nasibnya mungkin akan lebih gemilang jika gabung AC Milan.
Selasa, 11 November 2025 - 22:52 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.comFlorian Thauvin memiliki perjalanan karier yang menarik sekaligus membingungkan dalam beberapa tahun terakhir. Nasibnya mungkin akan jauh lebih gemilang andai ia menerima tawaran bergabung dengan AC Milan.

Betapa tidak, hanya segelintir pemain yang mampu menandingi catatan impresif Thauvin di penghujung dekade 2010-an. Dalam tiga musim di Ligue 1, ia berhasil mengoleksi 53 gol dan 29 asis, angka yang menegaskan kualitasnya sebagai salah satu winger terbaik Prancis saat itu.

Puncak kariernya datang pada 2018 ketika ia menjadi bagian dari skuad Timnas Prancis yang menjuarai Piala Dunia. Bersama Les Bleus, Thauvin mengangkat trofi setelah mengalahkan Kroasia di partai final.

Penampilan cemerlang itu membuat AC Milan jatuh hati. Rossoneri menilai Thauvin sebagai sosok ideal untuk memperkuat lini serang mereka dan segera membuka negosiasi untuk memboyongnya ke San Siro.

Upaya perekrutan dilakukan pada tahun 2020, tepat setelah performa apiknya bersama Marseille. Namun, keputusan mengejutkan diambil sang pemain sayap yang justru memilih hijrah ke Liga Meksiko bersama Tigres UANL.

Keputusan itu sempat menimbulkan tanda tanya besar di kalangan penggemar sepak bola Eropa. Kini, Thauvin akhirnya buka suara dan mengakui bahwa kepindahannya ke Meksiko adalah kesalahan besar dalam kariernya.

“Pada September 2020, saya hampir bergabung dengan AC Milan,” ujar Thauvin dalam wawancaranya bersama So Foot, dikutip dari MilanPress. “Negosiasi dengan Paolo Maldini dan Frederic Massara berjalan sangat baik.”

Ia menjelaskan bahwa transfer itu gagal karena sudah mencapai kesepakatan lebih dulu dengan Tigres. “Tetapi saya sudah berjanji kepada mereka. Saya membuat kesalahan, dan pada akhirnya, AC Milan hanya tersisa sebagai wacana,” sesalnya.

Petualangannya di Meksiko memang jauh dari harapan. Thauvin gagal beradaptasi dan performanya menurun drastis dibandingkan ketika masih bermain di Ligue 1.

Kini, Thauvin mencoba mengembalikan kariernya bersama Udinese di Serie A. Namun, performanya belum benar-benar kembali ke level terbaik seperti saat masih bersinar di Prancis.

Banyak yang meyakini, andai Thauvin tetap bertahan di Eropa dan menerima tawaran Milan, jalan hidupnya bisa sangat berbeda. Mungkin saja, ia akan menjadi bagian penting dalam kebangkitan Rossoneri di level tertinggi.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:40
01:53
05:11
08:13
08:38
02:28

Viral