- REUTERS/Matteo Ciambelli
Ramai-ramai Media Italia Bersimpati Usai Emil Audero Jadi Korban Pelemparan Petasan dari Suporter Inter Milan
tvOnenews.com - Kiper Timnas Indonesia Emil Audero ramai mendapat simpati dari media Italia tak lama setelah dia tampil saat Cremonese vs Inter Milan.
Pasalnya, Emil Audero menjadi korban pelemparan petasan yang dilakukan oleh oknum suporter Inter Milan dalam laga yang dihelat di Stadio Giovanni Zini.
Cremonese menjamu tim papan atas Inter Milan dalam lanjutan pekan ke-23 Serie A Liga Italia, Senin dini hari WIB (2/2/2026) di Stadio Giovanni Zini.
Skuad yang dibesut oleh pelatih Davide Nicola tersebut tak bisa berbuat banyak ketika Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski cetak gol kemenangan bagi Inter Milan.
Hasil ini membuat Inter Milan kokoh di puncak klasemen Serie A, sedangkan Cremonese gagal menjauh dari zona degradasi lantaran turun ke peringkat 15.
Di sisi lain, ada satu hal yang mencuri perhatian di laga Cremonese vs Inter Milan. Yakni pelemparan petasan dari suporter tim tamu kepada Emil Audero.
Momen memilukan itu terjadi saat babak kedua baru berjalan empat menit. Suara bising dan bunyi ledakan berasal dari tribun belakang gawang kiper Cremonese.
- Instagram/emil_audero
Begitu di tengok ke arah gawang Cremonese, penjaga gawang Emil Audero tergeletak dan tubuhnya dikelilingi asap. Ia terkena lemparan petasan dari fans Inter Milan.
Menurut Gazzetta dello Sport, oknum ultras Inter Milan itu katanya merasa tidak senang dengan sikap Emil Audero yang dianggap terlalu membuang waktu.
Masih dari media yang sama, pelaku pelemparan petasan itu kabarnya mengalami luka berat berupa ketiga jarinya putus setelah petasan itu juga meledak di tangannya.
Kini, pelaku pelemparan petasan itu tengah menjalani perawatan di rumah sakit setempat. Meski terluka, namun suporter Nerrazurri itu akan tetap diproses oleh kepolisian.
Adapun Emil Audero langsung didatangi oleh pemain dari kedua tim. Ia tampak mengalami luka bakar kecil di pahanya dan telinga kanannya berdenging.
Emil Audero lalu menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan pertandingan. Momen langka terjadi ketika kapten Inter Milan Lautaro Martinez meminta maaf kepadanya.
Sementara itu, pelemparan petasan yang dilakukan fans Inter Milan kepada Emil Audero mendapat atensi yang cukup ramai dari sejumlah media Italia.
Media Italia Eurosport mengaku prihatin dengan aksi tidak terpuji itu. Mereka lantas lega setelah tahu kondisi Emil Audero baik-baik saja.
- Lega Serie A
“Sebuah petasan yang dilemparkan ke lapangan dari tribun pendukung tim tamu Stadio Zini, yang ditempati oleh para penggemar Inter, meledak sangat dekat dengan Emil Audero, kiper Cremona. Audero, yang terkejut oleh ledakan tersebut, jatuh ke tanah,“ kata Eurosport.
“Kiper Cremona tersebut, yang segera mendapat perawatan dari staf medis tim tuan rumah, tetap berada di lapangan dan untungnya dalam keadaan baik,“ lanjutnya.
Sedangkan Sky Sport menyoroti sikap pemain Inter Milan yang langsung bereaksi ketika Emil Audero tergeletak setelah terkena lemparan petasan.
“Mantan kiper Inter itu terkena (petasan) di kaki dan mengeluhkan masalah pada telinga kanannya. Lautaro dan skuad Inter lainnya, termasuk (pelatih) Chivu, bergegas ke tribun pendukung untuk menenangkan situasi, dan banyak yang menggelengkan kepala sebagai protes,“ ujar Sky Sport.
Beda halnya dengan dua media di atas, Gazzetta dello Sport justru terkagum dengan sikap Emil Audero yang tak mempermasalahkan momen itu.
Bagaimana tidak, Emil Audero masih sanggup untuk melanjutkan pertandingan meskipun kondisi di tubuhnya mengalami luka ringan setelah kena petasan tersebut.
“Audero bangkit. Dia memiliki luka di pahanya dan telinga kanannya berdenging. Namun dia tidak berpikir dua kali untuk meminta diganti. Dia ingin melanjutkan. Dan dia akan melakukannya sampai akhir, dengan bangga,” jelas Gazzetta dello Sport.
(han)