- REUTERS/Daniele Mascolo
Respons Mantan Presiden Inter Milan usai Pemilik Juventus Hubungi Presiden FIGC: Sekarang Kalian Berperan sebagai Korban
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, memberi respons terhadap kabar bahwa pemilik Juventus, John Elkann, menghubungi Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina. Perdebatan usai Derby d’Italia masih berlangsung.
Nerazzurri sukses meraih kemenangan dengan skor 3-2 dalam duel di Stadio San Siro akhir pekan kemarin. Gol Piotr Zielinski memberikan tiga poin penuh yang berarti dalam perburuan gelar Scudetto untuk tim asuhan Cristian Chivu.
Namun, kemenangan itu diiringi oleh insiden kontroversial menjelang jeda turun minum. Pierre Kalulu dikartu merah oleh wasit Federico La Penna, yang terperdaya oleh tindakan Alessandro Bastoni.
Banyak yang menilai bahwa Bastoni melakukan diving, termasuk penunjuk wasit Gianluca Rocchi. Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, juga mengakui kesalahan La Penna, namun menilai media-media Italia telah bertindak tidak proporsional terhadap situasi ini.
“Posisi kami sangat sederhana: kami menyadari bahwa media telah mengambil sikap yang tidak proporsional terhadap apa yang terjadi. Sang pemain sendiri telah menjadi sasaran kecaman media yang melampaui apa yang sebenarnya terjadi,” kata Marotta, dilansir dari laporan Gianluca Di Marzio.
“Kita berbicara tentang pemain berusia 26 tahun, dengan lebih dari 300 penampilan di Serie A, yang tidak pernah menjadi protagonis dari peristiwa sensasional,” tambahnya.
“Ini adalah fakta yang menyedihkan, tetapi itu hal biasa dan bukan hal yang luar biasa. Keputusan wasit salah, dan saya mengakuinya,” katanya.
Para petinggi Juve menyatakan protes keras seusai laga. Bahkan, pemilik klub, John Elkann, yang merupakan CEO dari Exor, perusahaan induk dari Juve, sampai menelepon Presiden FIGC, Gabriele Gravina, menurut laporan dari media-media Italia.
Gravina pun menindaklanjuti dengan berbicara kepada Rocchi mengenai insiden tersebut. Kini, peraturan soal VAR tidak bisa mencampuri kartu kuning kedua sedang dibahas di Italia.
Mantan Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, menanggapi situasi ini. Dia menyinggung bahwa Juve telah menjadi antagonis di sepak bola Italia selama bertahun-tahun namun kini justru bermain sebagai korban.
“Apakah John Elkann menelepon Gabriele Gravina? Masa sudah berubah, kini Juve mengeluh dan bermain sebagai korban,” kata Moratti kepada Radio Rai.