- Ajax Amsterdam Official
Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Maarten Paes, Baru Datang tapi Sudah Bikin Heboh hingga Pelatih Dipecat
Jakarta, tvOnenews,com - Media Belanda seakan tidak habis pikir dengan Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia dinilai telah memberikan kesan yang tidak positif sejak gabung Ajax Amsterdam.
Paes bergabung dengan Ajax pada bursa transfer musim dingin lalu. Dia direkrut dari klub Amerika Serikat, FC Dallas, sebagai pengganti Remko Pasveer.
Kiper berusia 27 tahun itu diproyeksikan sebagai kiper pelapis di skuad De Amsterdammer. Sebab, masih ada Vitezslav Jaros yang menjadi pilihan utama.
Namun, kiper pinjaman Liverpool itu mengalami cedera parah para akhir bulan Februari. Paes pun langsung bermain, dan bahkan diharapkan menjadi starter hingga musim ini berakhir.
Jaros mungkin tidak akan bermain lagi hingga musim ini berakhir. Oleh karena itu, Paes bisa mendapatkan menit bermain secara reguler.
Namun demikian, itu tidak berjalan lancar. Dari tiga penampilan dengan mengandalkan Paes, Ajax tidak pernah menang.
Terbaru, mereka menderita kekalahan dengan skor 1-3 dari FC Groningen pada Sabtu (7/3/2026) lalu. Hal ini membuat pelatih Fred Grim dipecat sebagai juru taktik tim senior.
Dia diturunkan sebagai pelatih tim Jong Ajax. Sedangkan pelatih yang tadinya menangani Jong Ajax, Oscar Garcia, bakal dipromosikan ke tim senior.
Setelah kekalahan dari Groningen, Maarten Paes sempat melontarkan kritikan pedas kepada media. Dia mengatakan bahwa Ajax tidak bisa bermain sebagai tim.
"Apa yang kurang? Sebuah tim. Orang-orang yang bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain. Di saat-saat sulitlah kita akan melihat yang terbaik, apakah kita benar-benar sebuah tim atau tidak. Kita semua harus bercermin dan melihat bagaimana kita bisa berkembang,” kata Paes, dilansir dari Voetbal International.
“Saat menang, semua orang berteman. Di saat-saat sulitlah kita akan melihat yang terbaik, apakah kita bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain, apakah kita saling mendukung. Sepak bola adalah permainan yang penuh kesalahan, kita semua melakukannya, tetapi setidaknya kita harus menjadi sebuah tim," tambahnya.
Omongan Paes itu membuat sejumlah mantan pemain Ajax dan legenda Timnas Belanda, yaitu Wesley Sneijder dan Rafael van der Vaart, mengkritiknya. Pernyataannya dinilai tidak layak sebagai pemain baru.
“Teman-teman, tolonglah. Maarten Paes, ya ampun, seorang penjaga gawang berkata seperti itu. Saya akan langsung memulangkannya ke Amerika Serikat,” kata Van der Vaart, dilansir dari FC Update.
“Terutama ketika Anda baru bergabung dan masih harus membuktikan diri. Dia hanya mengatakan bahwa mereka bukanlah tim. Saya tidak bisa memahaminya sama sekali,” tambahnya.
Sneijder juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya, pernyataan Paes memang kurang layak disampaikan.
"Saya setuju dengan itu. Jika dia benar-benar ingin mengatakan sesuatu, seharusnya dia melakukannya sebelum pertandingan. Bukan seperti ini," tukasnya.
Media Belanda, FC Update, pun mengutarakan keheranannya. Menurut mereka, paes membuat kesan yang buruk sebagai penjaga gawang dan juga di depan kamera.
“Selama jendela transfer musim dingin, Paes direkrut oleh klub Amerika FC Dallas. Mantan kiper FC Utrecht itu tiba di Johan Cruijff Arena sebagai kiper pilihan kedua, tetapi langsung dicopot dari posisi kiper utama karena cedera serius yang dialami Vitezslav Jaros. Paes tidak hanya memberikan kesan buruk sebagai kiper, tetapi juga di depan kamera,” tulis FC Update. (rda)