news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Timnas Indonesia Dean James di Go Ahead Eagles.
Sumber :
  • Go Ahead Eagles

Dean James Belum Aman, Go Ahead Eagles Tak Habis Pikir NAC Breda Tuntut Balik Putusan KNVB soal Skandal Paspor

Dean James dan para pemain Timnas Indonesia tampaknya belum aman dari skandal paspor. Sebab, NAC Breda kembali menuntut usai Go Ahead Eagles memainkan sang bek kiri.
Kamis, 16 April 2026 - 12:47 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Dean James dan para pemain Timnas Indonesia tampaknya belum aman dari skandal paspor. Sebab, NAC Breda kembali menuntut usai Go Ahead Eagles memainkan sang bek kiri.

Selama hampir sebulan terakhir, para pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda dipusingkan oleh masalah paspor. Itu berawal dari laporan NAC terhadap Go Ahead Eagles yang memainkan Dean James.

Mereka kalah telak 0-6 dari GAE yang memainkan Dean James. Namun, punya peluang untuk membalikkan keadaan melalui meja hijau dengan memanfaatkan hilangnya kewarganegaraan James imbas dinaturalisasi Timnas Indonesia.

Hal ini berdampak kepada para pemain naturalisasi lainnya. Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens juga dilarang bermain bersama klubnya masing-masing.

Hal yang sama juga merugikan para pemain naturalisasi Suriname dan Tanjung Verde. Namun, situasi mereda seiring dengan putusan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) pada pekan lalu.

Hasilnya adalah James dan GAE tidak dihukum. Para pemain Timnas Indonesia pun sudah bisa untuk kembali bermain pada akhir pekan kemarin.

Pemain Timnas Indonesia Dean James di Go Ahead Eagles
Sumber :
  • REUTERS/Angelika Warmuth

Meski begitu, NAC tetap berjuang untuk mendapatkan poin melalui meja hijau. Tim yang terancam degradasi itu telah mengambil langkah hukum, sebagaimana dilaporkan media-media Belanda, termasuk Algemeen Dagblad.

Direktur Jan Willem van Dop dari Go Ahead Eagles pun meresponsnya. Dia mengaku heran dengan tingkah NAC sejauh ini.

“Saya tidak begitu paham apa tujuan dari NAC,” kata Jan Willem van Dop, sebagaimana dilansir dari media Belanda Voetbalniuews.

“NAC berpikir secara berbeda tentang itu sekarang dan meyakini bahwa semua orang harus tahu tentang hukum. Namun itu cocok untuk dibawa sekarang,” tandasnya.

Van Dop mengaku heran mengapa NAC tidak membawanya jauh lebih awal ketika mereka menghadapi Fortuna Sittard di kandang pada Agustus tahun lalu.

“Mengapa mereka tidak mengangkat masalah ini sejak Agustus, ketika mereka bermain menghadapi Fortuna Sittard di kandang?” katanya.

“Jika NAC benar-benar menganggapnya sebagai masalah, mereka pasti sudah mengatakannya sejak dulu. Bukankah menurut mereka, semua orang seharusnya tahu hukumnya? Tidak, mereka membiarkan semuanya berjalan sampai sesuai keinginan mereka. Saya tidak menganggap itu adil,” tandas Van Dop.

NAC berupaya memperjuangkan poin di meja hijau karena mereka terancam terdegradasi. Pada saat ini, mereka berada di zona merah dengan hanya memiliki 25 poin dari 30 laga di kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie.

Hanya ada sisa empat laga lagi untuk NAC. Mereka berada dua poin di belakang Telstar, yang ada di peringkat ke-16 alias zona aman. (rda)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:48
03:17
02:49
02:06
01:42
02:02

Viral