- REUTERS/Piroschka Van De Wouw
Ancam Karier Para Pemain Timnas Indonesia, NAC Breda Dikecam Habis-habisan Pengamat Liga Belanda: Itu Konyol!
Jakarta, tvOnenews.com - NAC Breda dikecam habis-habisan oleh pengamat sepak bola Belanda. Tuntutan mereka terhadap Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) bisa mengancam karier para pemain Timnas Indonesia.
Skandal paspor para pemain telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir di Liga Belanda. Hal ini bermula dari laporan NAC Breda terhadap Go Ahead Eagles yang berujung kekalahan telak 0-6.
Keberadaan Dean James untuk Go Ahead Eagles dalam laga itu dipermasalahkan. Sebab, dia sudah kehilangan paspor Belanda-nya usai dinaturalisasi Indonesia.
Hal ini berdampak secara meluas kepada Liga Belanda secara keseluruhan. Tak hanya para pemain Timnas Indonesia, para pemain yang dinaturalisasi oleh Suriname dan Tanjung Verde juga terkena dampaknya.
Selain Dean James, ada tiga pemain Timnas Indonesia lain yang terdampak, yaitu Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens. Keempat pemain ini sempat dilarang bermain bersama klubnya masing-masing.
Permasalahan tersebut seakan sudah selesai setelah KNVB mengambil putusan untuk tidak menghukum Go Ahead Eagles ataupun Dean James. Para pemain Timnas Indonesia pun sudah bermain bersama klubnya masing-masing lagi.
- Facebook - Go Ahead Eagles
Namun demikian, NAC Breda masih belum menerima. Mereka membawa masalah ini kepada pengadilan Belanda, dengan menuntut pertandingan ulang kepada KNVB.
KNVB tidak menyukai ini karena bisa berdampak kepada ratusan laga lain di musim ini. Secara keseluruhan, Liga Belanda bisa runtuh di lintas divisi karena satu tuntutan NAC.
Dari sudut pandang NAC, mereka berupaya menyelamatkan diri dari ancaman degradasi. Satu laga yang diulang mungkin bisa menyelamatkan mereka dari terdegradasi walau kandas dengan skor telak 0-6 pada laga yang dipermasalahkan.
Tindakan NAC sendiri mendapatkan kecaman dari banyak sisi. Pengamat sepak bola Belanda, Anco Jansen dan Marciano Vink, pun tidak bisa menahan rasa jengkelnya.
“Saya sangat lelah kepada NAC,” kata Anco Jansen dalam acara Voetbalpraat, dilansir dari media Belanda, FC Update. “Itu menjadi semakin konyol. Di mana ini akan berakhir?” tambahnya.
Marciano Vink berpendapat bahwa KNVB harusnya dimenangkan dalam kasus ini. Kemenangan NAC Breda akan terasa konyol baginya.
“Saya akan menganggapnya sangat menggelikan jika klub terbukti benar. Saya benar-benar serius. Jika Anda memenangkan pertandingan itu, Anda tidak akan pernah mendengar apa pun. Mereka akan segera menutupinya dan tidak pernah membicarakannya lagi,” kata Vink.
Keberadaan Dean James dinilai tidak signifikan dalam laga itu mengingat dia adalah seorang bek kiri. Pemain Timnas Indonesia itu juga tidak mencatatkan gol atau pun assist dalam laga itu selagi hanya beraksi 75 menit.
\“Sekarang kalian kalah 6-0. Dan kalau soal Dean James, kalian begitu menyedihkan sampai ingin mengulang pertandingan itu hanya untuk seorang bek kiri. Sudahlah. Pasti ada sedikit semangat di sini juga,” lanjut Vink. (rda)