- REUTERS/Ciro De Luca
Emil Audero Tiba-Tiba Terima Kabar Bahagia, Kiper Timnas Indonesia Bakal Dipertahankan Como Gara-Gara Hal Ini?
Jakarta, tvOnenews.com - Emil Audero tampaknya mendapatkan kabar bahagia menjelang musim ini berakhir. Kiper Timnas Indonesia itu bisa kembali ke Como karena satu alasan.
Sang penjaga gawang berusia 29 tahun telah menghabiskan musim ini sebagai pemain pinjaman di Cremonese. Dia telah menjadi andalan di sepanjang musim ini dan berhasil mencatatkan clean sheet.
Catatan clean sheet terkininya diukir pada hari Minggu (10/5/2026) lalu ketika Cremonese menang telak 3-0 atas Pisa. Namun, I Grigiorossi masih berada dalam ancaman degradasi.
Mereka berada di peringkat ke-18 klasemen sementara Liga Italia. Cremonese masih tertinggal satu poin di belakang Lecce yang ada di urutan ke-17 alias zona aman.
Jika gagal selamat dari degradasi, maka masa depan Audero di Cremonese terancam. Dia, pada saat ini, hanya berstatus pemain pinjaman dari Como.
Cremonese tidak diharapkan mempermanenkan Audero jika mereka terdegradasi ke kasta kedua Liga Italia, Serie B. Namun, Como juga tidak diharapkan mengandalkan Audero pada musim depan.
Jean Butez telah mengonfirmasi kualitasnya di bawah mistar I Lariani pada musim ini. Dia pun diharapkan menjadi andalan lagi pada musim depan.
Namun, Audero mungkin bisa dipertahankan Como karena satu hal. Sebab, pada saat ini, tim asuhan Cesc Fabregas berada di peringkat keenam klasemen sementara Liga Italia, Serie A.
Como telah dipastikan tidak akan finis di luar enam besar pada musim ini. Dengan kemenangan Inter Milan di final Coppa Italia pada Kamis (14/5/2026) dini hari tadi WIB, maka Como dipastikan setidaknya tampil di Liga Europa pada musim depan.
Mereka masih bisa memburu tiket ke Liga Champions, namun perlu mengharapkan tim-tim lain selaku pesaing untuk tergelincir. Como, yang terpaut dua poin di belakang tim peringkat keempat AC Milan, akan menghadapi Parma dan Cremonese di dua laga terakhir Serie A.
Dengan kepastian tampil di kompetisi Eropa musim depan, Como akan memerlukan para pemain lokal Italia. Hal ini dibutuhkan untuk memenuhi syarat pemain homegrown, yang diwajibkan oleh UEFA.
Untuk diketahui, Como tidak mengandalkan para pemain Italia di musim ini. Satu-satunya pemain Italia yang dimainkan oleh Fabregas pada musim ini adalah Edoardo Goldaniga, bek yang sudah berusia 32 tahun dan hanya bermain dalam total 104 menit di sepanjang musim ini.
Oleh karena itu, Presiden Mirwan Suwarso telah menyampaikan rencana klub untuk memburu pemain lokal Italia di bursa transfer musim panas mendatang. Sejumlah nama, termasuk bek Juventus, Andrea Cambiaso, pun sudah dikaitkan.
Aturan UEFA menetapkan bahwa sebuah klub harus mendaftarkan hingga 25 pemain untuk daftar A mereka dan setidaknya, delapan di antara mereka adalah pemain yang dilatih secara lokal alias homegrown.
Dalam hal ini, pemain lokal bukan berarti para pemain Italia saja. Homegrown artinya adalah mereka yang dilatih di Italia sejak level akademi.
Mereka berlatih di antara usia 15 hingga 21 tahun di klub Italia, dan Emil Audero memenuhi syarat tersebut. Meski kini sudah dinaturalisasi Indonesia, Audero tetaplah pemain homegrown Italia.
Sang penjaga gawang menghabiskan masa mudanya di akademi Juventus dan sepanjang kariernya di Liga Italia. Jika Audero didaftarkan Como kepada UEFA, maka sang kiper Timnas Indonesia akan terhitung sebagai pemain homegrown.
Namun demikian, persoalannya adalah Emil Audero mungkin tidak akan mendapatkan menit bermain reguler. Dia mungkin hanya akan menjadi kiper pelapis di belakang Jean Butez pada musim depan jika bertahan di Como. (rda)