- REUTERS/Ciro De Luca
Emil Audero Hengkang di Akhir Bursa Transfer, Cesc Fabregas Blak-blakan soal Sikap Buruk Kiper Como
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengeluhkan sikap buruk seorang kipernya. Di akhir bursa transfer musim panas, bukan cuma Emil Audero yang hengkang.
Pada Rabu (2/9/2026) kemarin, transfer Audero telah dikonfirmasi ke Rayo Vallecano. Kiper Timnas Indonesia itu hijrah di penutupan bursa transfer musim panas setelah Como mendatangkan Robert Sanchez dari Chelsea.
Audero tidak diharapkan untuk mendapatkan menit bermain dalam statusnya sebagai kiper ketiga. Namun, dia bisa dipertahankan karena merupakan pemain homegrown.
Walau begitu, hal tersebut tidak lagi dibutuhkan seiring dengan kesuksesan Como mendatangkan Moise Kean dan Samuele Ricci dari Fiorentina dan AC Milan. Keduanya adalah pemain lokal Italia yang juga tercatat homegrown untuk Liga Champions.
Namun, Como tidak hanya melepas satu kiper saja. I Lariani juga melepas Noel Tornqvist ke Monza dengan status pinjaman.
Kehadiran Sanchez akan membuatnya bersaing dengan Jean Butez untuk pos kiper utama. Namun, Tornqvist tadinya dibutuhkan untuk menjadi pelapis Butez.
Cesc Fabregas menyatakan bahwa Como tadinya tidak mengharapkan kedatangan Sanchez. Namun, itu terjadi setelah Tornqvist menuntut kepergian demi mendapatkan menit bermain.
Fabregas mengaku kaget dengan sikap kiper asal Swedia tersebut. Sebab, dia bersikap baik selama delapan bulan sebelumnya, namun berubah dalam dua hari saja.
"Kami tidak sedang mencari penjaga gawang. Lima hari yang lalu, Noel Törnqvist datang kepada saya dan mengatakan bahwa dia memiliki beberapa opsi transfer. Saya sangat jujur: jika kami menemukan penjaga gawang lain, dia bisa pergi; jika tidak, dia harus tetap tinggal, karena kami membutuhkan tiga penjaga gawang,” kata Fabregas, dilansir Goal Italia.
“Keesokan harinya, dia kembali kepada saya. Selama delapan bulan, saya telah melihat sosok yang luar biasa, dan dalam dua hari, saya melihat sosok yang lain. Itu adalah hal yang mengerikan, dan saya akan mengatakannya secara terbuka: dia benar-benar ingin memaksakan kepergiannya, dan saya tidak menyukai itu," tambahnya.
Itu berbeda soal Audero. Sebab, sang kiper Timnas Indonesia memang sudah diharapkan hengkang lagi setelah dikembalikan dari masa pinjaman oleh Cremonese.