news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Manchester United (MU), Michael Carrick.
Sumber :
  • REUTERS/Alessandro Garofalo

Ruang Ganti Manchester United Meledak, Carrick Kritik Balik Bruno Fernandes usai Dikalahkan Como di Liga Champions

Michael Carrick membalas kritik Bruno Fernandes soal taktik Manchester United usai dibantai Como 4-1. Sang pelatih menyoroti kerja keras pemain di lapangan.
Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:00 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Michael Carrick memberikan respons menohok terhadap kritik Bruno Fernandes setelah Manchester United dipermalukan Como dengan skor 1-4. Pelatih Setan Merah itu membantah pernyataan sang kapten mengenai keputusan taktik timnya.

Kekalahan telak dari pasukan Cesc Fabregas semakin memperburuk situasi Manchester United. Posisi Carrick kini menjadi sorotan setelah timnya hanya meraih dua kemenangan dari 11 pertandingan musim ini.

Selepas pertandingan, Bruno Fernandes secara terbuka mempertanyakan strategi yang diterapkan staf pelatih. Gelandang asal Portugal itu menilai pendekatan permainan Manchester United memberikan keuntungan kepada Como.

"Ini adalah keputusan dari staf untuk tidak melakukan pressing man to man dan terkadang meninggalkan sedikit ruang di belakang, lalu mencoba merebut bola di saat-saat terakhir untuk menunggu mereka, untuk memberikan bola kepada mereka," kata Fernandes kepada TNT Sports.

Pemain Manchester United (MU), Bruno Fernandes
Sumber :
  • REUTERS/Alessandro Garofalo

Menurut Fernandes, Manchester United terlalu mudah membiarkan lawannya menguasai bola. Situasi tersebut membuat para pemain Setan Merah harus bekerja lebih keras untuk merebut penguasaan permainan.

"Namun terkadang, ketika Anda terlalu banyak memberikan bola kepada tim-tim ini, mereka menjadi percaya diri, mereka memiliki banyak pemain di belakang bola yang membuat Anda harus banyak berlari, yang membuat orang frustrasi."

Fernandes juga menyoroti dampak kelelahan terhadap permainan Manchester United. Kondisi tersebut membuat timnya kesulitan membangun serangan setelah berhasil merebut bola.

"Lalu, ketika kita merebut bola kembali, kaki dan otak akan jauh lebih sulit untuk mengaktifkannya."

Namun, Michael Carrick ternyata memiliki pandangan berbeda terkait kritik tersebut. Mantan gelandang Manchester United itu langsung membantah anggapan bahwa timnya tidak menerapkan pressing man-to-man.

"Sebenarnya kami melakukan pressing man-to-man setengah-setengah di babak kedua dan kemudian kebobolan gol dari situ," kata Carrick.

Carrick menegaskan bahwa kekalahan Manchester United bukan semata-mata disebabkan oleh pilihan strategi. Menurutnya, kerja keras pemain menjadi faktor penting dalam menjalankan setiap taktik.

"Dan ada sedikit kesamaan pada sistem apa pun yang Anda mainkan, taktik apa pun yang Anda gunakan, jika Anda tidak berlari, dan Anda tidak berlari maju, dan Anda tidak berlari mundur, Anda tidak akan menang."

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral