- REUTERS/Guglielmo Mangiapane
Sassuolo Keropos Tanpa Jay Idzes, Alberto Aquilani Minta Maaf kepada Fans usai Dibantai Lazio 2-6
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Sassuolo, Alberto Aquilani, meminta maaf kepada para fans usai kekalahan telak dari Lazio. Mereka takluk 2-6 ketika Jay Idzes kembali tak dilibatkan.
Neroverdi menjamu Biancoceleste di Mapei Stadium pada Rabu (28/10/2026) dini hari tadi WIB. Dalam laga ini, Jay Idzes sudah tersedia lagi untuk pertama kalinya sejak mengalami cedera bulan lalu.
Kapten Timnas Indonesia itu didera cedera paha dalam kemenangan 3-2 atas Juventus pada September 2026 lalu. Namun, itu menjadi kemenangan terakhir Sassuolo hingga kini.
Mereka telah melalui lima pertandingan sejak saat itu dan hanya mampu meraih satu poin. Empat dari lima pertandingan berakhir dengan kekalahan.
Dalam laga kontra Lazio, Idzes hanya duduk di bangku cadangan selama 90 menit. Mereka sudah tertinggal ketika laga baru berusia dua menit melalui Kenneth Taylor.
Tendangan Kristian Thorstvedt sempat berujung gol usai didefleksikan Josip Sutalo. Namun, Lazio kembali menjauh melalui Gustav Isaksen dan Romano Floriani Mussolini.
Kartu merah Thortsvedt menyulitkan Sassuolo di babak pertama. Sebastiano Esposito sempat memperkecil ketertinggalan, namun Mattia Zaccagni kembali menjauhkan keunggulan Lazio.
Di paruh kedua, walaupun kiper Stefano Turati membuat dua penyelamatan penalti, Sassuolo kebobolan dua gol lagi. Tijjani Noslin menyelesaikan dua tembakan dengan berujung gol dan mengunci kemenangan 6-2 atas Sassuolo.
Setelah laga, pelatih Alberto Aquilani mengakui bahwa timnya harus meminta maaf kepada para fans. Sebab, lini pertahanan mereka memang terlihat buruk dengan kebobolan tiga kali dari tiga tembakan awal.
"Tidak banyak yang bisa dikatakan, kami harus meminta maaf. Pertandingan terpengaruh oleh kartu merah, tetapi kami sudah unggul 3-1 dengan cukup mudah. Kami kurang memiliki sikap untuk bertahan dengan tekad, dan kami menanggung akibatnya,” kata Aquilani, dilansir Canale Sassuolo.
“Kami kebobolan tiga gol dari tiga tembakan pertama kami, dan itu tidak bagus. Kami sudah mengatakannya selama berminggu-minggu dan kami harus berubah, dan sayalah yang bertanggung jawab," tambahnya.
Lini pertahanan Sassuolo sudah kebobolan 15 gol dalam lima pertandingan terakhir ketika Jay Idzes tidak ada di lapangan. Jika digabungkan dengan dua gol Juventus, yang tercipta setelah Idzes ditarik keluar, maka itu merenggang menjadi 17 gol.
Aquilani menyadari bahwa timnya mengalami kesulitan karena kehilangan dua pemain kunci. Selain Idzes, bek tengah lainnya, Fedde Leysen, juga menepi panjang akibat cedera ligamen lutut anterior (ACL).
“Itu bisa berupa faktor mental, taktik, individu, atau kolektif. Kami kehilangan dua pemain kunci, tetapi jika saya datang ke sini mencari alasan-alasan seperti itu, saya akan menjadi orang yang picik, dan Anda tidak akan pernah mendengar saya mengatakan hal-hal seperti itu, meskipun dua pemain kunci absen,” kata Aquilani.
“Ada sedikit filter, Anda tidak bisa merasakan bahaya, ada anggapan bahwa kami berbahaya ketika menguasai bola, dan itu adalah keterbatasan. Hari ini semuanya terlalu mudah bagi Lazio, dan Lazio tidak membutuhkan itu. Kita harus berhati-hati, dan inilah gol-gol yang kami kebobolan,” tambahnya. (rda)