- Instagram/@pssi / @asnawi_bhr
Asnawi Mangkualam Bandingkan Fisik Pemain Korea dengan Indonesia, Beri Pesan Menohok Begini
"Soalnya gak cocok sama pool-nya, harus memakai pool yang tinggi, sementara yang aku pakai sebelumnya itu tipis, jadi Indonesia cocok karena lapangannya keras," ujarnya.
Ketika mengganti sepatu pun, Asnawi akui mengalami kesulitan.
"Susah karena yang sebelumnya (sepatu) aku pakai tuh jatuh licin terus diomongin, disuruh ganti, dapat tekanan dari pelatih juga suruh ganti, abis itu ganti beberapa bulan berikutnya" kata dia.
Lanjut perbedaan lainnya bermain di Korea dan Indonesia, putra dari legenda PSM Makassar Bahar Muharram ini mengaku kalau sebelum dan sesudah pertandingan selalu dilakukan penimbangan berat badan kepada setiap pemain.
Asnawi sosok pemain yang paling penting di Skuad Timnas Indonesia senior ini mengawali karier profesionalnya di klub Persiba Balikpapan.
Kemudian pindah ke PSM Makassar, klub di mana membesarkan nama sang ayah, Bahar Muharram (legenda hidup PSM Makassar).
"Aku awalnya gelandang, di Persiba, PSM 2017-2018 masih gelandang," ucapnya yang dilansir dari Youtube Sport77 Official.
Bek kanan bukan posisi asli
Kemudian singkat cerita, Asnawi bercerita soal proses akhirnya pindah posisi sebagai bek kanan.
"Itu ceritanya Coach Indra Sjafri yang pindahin, jadi kita lagi TC di Yogya persiapan Piala AFF U-19 yang mau main di Sidoarjo," tuturnya.
"Kita nggak ada bek kanan, waktu itu Rifad Marasabessy cidera, yang satunya ini mungkin pelatih gak percaya atau gimana," ucapnya.
Di mana saat itu Asnawi baru gabung ke pemusatan latihan Timnas karena abis main di Liga. Dan didatangi oleh pelatih bertangan dingin Indra Sjafri untuk menawarkan mencoba posisi bek kanan kepadanya.
"Jadi aku datang cuma ngeliat pemain latihan, duduk di pinggir lapangan. Coach Indra datang,'Hei Asnawi besok kamu mau main bek kanan gak? katanya," ucap Asnawi menirukan Indra Sjafri.
Lanjut pemain Jeonnam Dragons itu mengaku waktu itu ketika membela PSM Makassar, dirinya banyak bermain sebagai bek kanan, saat pelatih melakukan rotasi.
"Nggak apa-apa Coach, yang penting main, aku bilang gitu" ujarnya.
"Kalau coach mau saya di bek kanan tap main, nggak apa-apa latihan saja, tapi percaya. Habis itu udah, setiap latihan dimainin posisi bek kanan, friendly match dimainkan di kanan," jelasnya. (ind)
Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini