- Kolase tvOnenews
Strategi Shin Tae-yong Mulai Diragukan, Calvin Verdonk Beri Masukan untuk Pelatih Timnas Indonesia Itu, Katanya...
Banyak yang menyoroti keputusan Shin Tae-yong yang mengubah komposisi pemain Timnas Indonesia.
Shin Tae-yong tidak memainkan pemain-pemain andalan seperti Thom Haye, Sandy Walsh, Malik Risaldi, dan Rizky Ridho sejak awal pertandingan.
Hal tersebut kemudian membuat netizen geram dan mengatakan jika strategi yang digunakan Shin Tae-yong tidak efektif.
Hal ini mungkin juga sejalan dengan apa yang diutarakan oleh Calvin Verdonk.
Calvin Verdonk seperti tersirat memberikan masukan kepada Shin Tae-yong terkait sistem yang selama ini dimainkan dalam Timnas Indonesia.
Tentu saja ini bukanlah sesuatu yang harus dianggap negatif, karena bagaimanapun ini juga menjadi bukti bahwa tidak ada jarak tertentu antara pemain dan pelatih.
Verdonk secara tersirat mengatakan dengan komposisi dan materi pemain yang ada saat ini, ada baiknya untuk memainkan skema empat bek. Bagi Calvin Verdonk sendiri, ia mengaku lebih nyaman dengan sistem semacam itu.
Meskipun begitu pemain NEC Nijmegen itu juga mengaku tak masalah ketika harus bermain dengan sistem tiga bek ketika di Timnas Indonesia.
"Sejujurnya saya lebih suka bermain di tengah (center bek) dengan skema empat bek, karena Anda lebih terlibat dalam permainan dibandingkan sebagai bek kiri. Sebagai pemain belakang Anda sering kali menghadapi pemain yang cepat dan lincah. Terkadang orang kidal yang lebih suka masuk ke dalam, ini berarti Anda harus memutar dan memutar lebih banyak," kata Calvin Verdonk dilansir dari ForzaNEC.
"Saya tidak mengatakan saya lebih suka bermain di posisi tengah, tapi ini lebih menyenangkan. Saya suka sistem itu (tiga bek di Timnas). Anda tidak memiliki banyak duel dengan striker tinggi, banyak waktu menguasai bola, build up yang bagus, dan anda memiliki permainan di depan Anda," imbuhnya.
Berkaca dari apa yang dikatakan oleh Calvin Verdonk, memang selama ini Shin Tae-yong lebih suka bermain dengan pola tiga bek, yang mana itu akan berubah jadi lima bek ketika dalam mode bertahan.
Dengan kualitas pemain yang dimiliki sunggnya sayang kalau mereka seolah-olah dipaksa lebih bertahan karena bagaimanapun kualitas pemain seperti Thom Haye, Calvin Verdonk, Ragnar Oratmangoen, Mees Hilgers, hingga Jay Idzes adalah pemain yang secara naluri sangat menyerang.