- ANTARA/M Risyal Hidayat
Media Vietnam Ejek Nasib Para Pemain Timnas Indonesia yang Berstatus 'Pengangguran' hingga Minta Dibantu PSSI: Sungguh Menyedihkan
Jakarta, tvOnenews.com - Media Vietnam, Soha Vn, menyoroti terkait sejumlah pemain Timnas Indonesia yang masih berstatus tanpa klub jelang bergulirnya musim baru.
Sederet pemain Timnas Indonesia, khususnya yang abroad atau berkarier di luar negeri memang ramai berstatus tanpa klub hingga saat ini.
Total, ada sekitar enam pemain Timnas Indonesia yang kini berstatus bebas transfer atau belum mendapatkan klub untuk musim depan.
Ada sejumlah alasan di balik status tanpa klub para pemain Timnas Indonesia tersebut, seperti Nathan Tjoe-A-On yang resmi dilepas Swansea City.
- Facebook - Swansea City
Sedangkan Thom Haye, dirinya memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya bersama klub Belanda, Almere City.
Situasi ini menjadi sorotan tajam bagi sejumlah pihak, khususnya berasal dari luar negeri, yakni media Vietnam, Soha.
Soha menyebut jika para pemain skuad Garuda yang berstatus tanpa klub menjadi situasi yang sangat menyedihkan.
- Kolase tvOnenews.com
"Indonesia tengah menghadapi serangkaian berita menyedihkan karena banyak pemain naturalisasi yang harus hengkang dari klubnya," tulis Soha, dikutip Minggu (22/6/2025).
Selain dua pemain tersebut, ada Rafael Struick yang dilepas Brisbane Roar dan Shayne Pattynama juga alami nasib serupa bersama KAS Eupen.
Sementara itu, Jordi Amat secara sepakat dengan Johor Darul Ta'zim untuk mengakhiri kerja samanya untuk musim depan.
Melihat situasi itu, Soha meminta PSSI harus segera turun tangan dalam menyelamatkan nasib enam pemain abroad tersebut.
"Situasi ini membuat penggemar sepak bola Indonesia khawatir. Terutama saat tim nasional bersiap menghadapi turnamen besar mendatang," tulis Soha.
"Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mungkin perlu turun tangan untuk membantu para pemain menemukan lingkungan bermain yang stabil," tambahnya.
Lebih lanjut, Soha menyoroti nasib para pemain abroad tersebut akan menyulitkan skuad Garuda dalam persiapan putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Soha menyebut jika pasukan asuhan Patrick Kluivert harus bisa memuncaki klasemen grup untuk bisa mendapatkan tiket lolos langsung ke Piala Dunia 2026.
"Sesuai jadwal, Oktober mendatang, Indonesia akan melakoni putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia," tulis Soha.
"Di sana mereka harus memuncaki grup untuk meraih tiket langsung ke putaran final Piala Dunia atau minimal finis di posisi kedua grup demi menjaga asa lolos ke babak play-off," tutupnya.
(igp/yus)