- Instagram/Calvin Verdonk
Pamit dari Timnas Indonesia, Calvin Verdonk: Terima Kasih untuk Semua
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, pamit dari skuad Garuda untuk kembali ke klubnya, Lille. Bek kiri 28 tahun itu mengucapkan terima kasih kepada suporter Garuda.
Verdonk menjadi salah satu pemain yang tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran keempat. Namun, mantan pemain NEC Nijmegen itu hanya bermain sekali saat melawan Irak.
- Tangkapan layar
Verdonk dimainkan sebagai gelandang. Pemain berkaki kidal itu pun bermain cukup solid sepanjang pertandingan. Bahkan, dia menjadi pemain Timnas Indonesia dengan rating tertinggi di laga itu.
Sementara saat Timnas Indonesia bersua Arab Saudi, Verdonk dicoret pelatih Patrick Kluivert alias tak masuk skuad. Pasalnya, pemain milik Lille itu masih menderita cedera ringan.
Pada akhirnya, Verdonk gagal membawa Indonesia terbang ke Piala Dunia 2026. Garuda kalah dua kali, yakni dari Arab Saudi 2-3 dan Irak 0-1 di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi.
Dua kekalahan itu membuat Timnas Indonesia langsung gugur dari perebutan tiket ke Piala Dunia tahun depan. Skuad Merah Putih dipastikan menghuni juru kunci klasemen dengan tanpa poin.
Setelah kegagalan itu, para pemain Timnas Indonesia termasuk Verdonk dipulangkan ke klubnya masing-masing. Verdonk pun menuliskan kalimat haru usai meninggalkan skuad Garuda.
Pemain naturalisasi keturunan Aceh itu mengatakan bahwa Timnas Indonesia akan semakin kuat setelah kegagalan bermain di Piala Dunia 2026. Ia juga tetap bersyukur atas segala hal.
- Instagram/Calvin Verdonk
“Setiap kemunduran menyulut api kita. Kami akan kembali, lebih kuat, bersama. Bersyukur atas segalanya dan semua orang dalam perjalanan ini,” kata Verdonk, dikutip dari Instagram resmi miliknya, Senin (13/10/2025).
Lebih lanjut, pemilik 12 caps untuk Timnas Indonesia itu bangga bisa mengenakan lambang Garuda di dadanya. Ia tak lupa berterima kasih kepada semua pihak termasuk fans Garuda.
“Bangga mengenakan lambang ini dan mewakili Indonesia. Terima kasih untuk semua yang telah percaya pada kami,” jelas pemain kelahiran Dordrecht itu.
Kini, Verdonk akan kembali fokus untuk klubnya, Lille. Dalam waktu dekat, Les Dogues akan berhadapan dengan FC Nantes dalam lanjutan Liga Prancis 2025-2026 pada 19 Oktober 2025.
Sementara itu, bek kiri lainnya, Shayne Pattynama, menyebut perjalanan panjang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 telah mengajarkan banyak hal. Menurutnya, lebih dari sekadar sepak bola.
“Kepada setiap pendukung di seluruh negeri, terima kasih! Kalian semua telah mendampingi kami di setiap suka dan duka,” kata pemain Buriram United itu, dikutip dari Instagram resminya.
“Perjalanan ini telah mengajarkan kita lebih dari sekadar sepak bola. Perjalanan ini menunjukkan kepada kita persatuan, kebanggaan, dan kekuatan luar biasa dari sebuah mimpi bersama,” imbuhnya.
Lebih lanjut, pemilik 12 penampilan untuk Timnas Indonesia itu mengatakan skuad Garuda akan tumbuh lebih kuat lagi setelah kegagalan ke Piala Dunia 2026.
“Kami akan kembali lebih kuat dengan keyakinan, semangat, dan harapan baru untuk Indonesia. Perjalanan ini belum berakhir,” tutup dia.
Selanjutnya, ada sejumlah turnamen yang akan dihadapi Timnas Indonesia. Mulai dari Piala AFF 2026, Piala Asia 2027 hingga Kualifikasi Piala Dunia 2030.
(ant/yus)