- Timnas Indonesia
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026 sampai Pecat Patrick Kluivert, Media Amerika Sebut Timnas Indonesia Sebagai Tim yang...
tvOnenews.com - Media ternama Amerika, ESPN, ikut menyoroti keputusan mendadak PSSI memutus kerja sama dengan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Dalam laporannya, ESPN bahkan menyebut keputusan itu sama anehnya dengan saat Kluivert pertama kali diangkat sebagai pelatih skuad Garuda.
"Kepergian mendadak Patrick Kluivert sebagai pelatih Indonesia sama anehnya dengan pengangkatannya yang mendadak," tulis media Amerika, ESPN, dalam tajuk utama laporan mereka.
- Tim tvOnenews - Taufik Hidayat
ESPN menjelaskan bahwa pengumuman resmi dari PSSI datang kurang dari seminggu setelah Indonesia tersingkir dari Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Yang membuat ESPN semakin bingung adalah alasan yang digunakan PSSI dalam pernyataannya.
"Pernyataan resmi PSSI menyebutkan keputusan itu "mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pengembangan tim nasional di masa mendatang"," kata media Amerika itu.
Menurut media asal Amerika itu, alasan seperti ini justru menimbulkan pertanyaan baru.
- PSSI
"Di atas kertas, perpisahan setelah peristiwa penting -- seperti akhir kampanye kualifikasi utama, terutama jika gagal -- bukanlah hal yang luar biasa. Meskipun demikian, yang membuat Kluivert hengkang dari perannya di Indonesia adalah kenyataan bahwa ia baru menduduki jabatan itu pada bulan Januari," lanjut media Amerika itu.
ESPN juga menyinggung bahwa langkah PSSI kali ini menunjukkan kebingungan dalam arah pembangunan sepak bola nasional.
Mereka juga mengingatkan bagaimana PSSI sebelumnya memecat Shin Tae-yong secara tiba-tiba di awal tahun, lalu menggantinya dengan Kluivert yang datang tanpa pengalaman di Asia.
"Fakta bahwa kini telah disepakati bahwa kemitraan ini tidak akan berkembang lebih jauh -- setelah hanya sepuluh bulan -- menunjukkan kurangnya strategi apa pun," tegas ESPN.
- Instagram/@patrickkluivert9
Lebih ironis lagi, ESPN menyoroti bahwa alasan pemecatan Kluivert justru sama dengan alasan yang digunakan ketika Shin Tae-yong diberhentikan, yaitu soal “dinamika internal” dan “arah strategis.”
"Tentu saja, hal yang kurang menguntungkan adalah PSSI pada dasarnya mengutip isu yang sama ketika mengumumkan berakhirnya era Kluivert: "Dinamika internal" dan "arah strategis"," tambah laporan itu.