news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tiga sinyal bahaya jika Timnas Indonesia ditangani Timur Kapadze.
Sumber :
  • Instagram/Timur Kapadze

3 Sinyal Bahaya jika Timnas Indonesia Dipimpin Timur Kapadze, Nomor 1 soal Pengalaman

Berikut tiga sinyal bahaya jika Timnas Indonesia dipimpin Timur Kapadze.
Rabu, 12 November 2025 - 11:13 WIB
Reporter:
Editor :

Salah satu pencapaian membanggakan Timur Kapadze adalah saat membawa Timnas Uzbekistan U-23 nembus Olimpiade Paris 2024. Tiket Olimpiade ini didapatkan setelah Timnas Uzbekistan U-23 mencapai final Piala Asia U-23 2024.

Pengalaman itu memang membentuknya sebagai sosok yang paham proses pengembangan pemain. Namun di sisi lain, kualitas Timur Kapadze untuk menangani Timnas Indonesia juga patut dipertanyakan.

Terlebih saat ini Skuad Garuda dihuni banyak pemain sarat pengalaman dengan berdatangannya para pemain naturalisasi. Bisa jadi kehadiran Timur Kapadze di kursi kepelatihan tim belum tentu selaras dengan ekspektasi tinggi publik Indonesia yang menuntut hasil instan bagi tim nasional saat ini.

1. Minim Pengalaman Latih Timnas Senior

Timur Kapadze dirumorkan jadi pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • AFC

 

Dilansir dari laman transfermarkt, Timur Kapadze pertama kali ditunjuk menangani timnas senior Uzbekistan pada 2022 lalu. Saat itu, dia hanya memiliki enam pertandingan sebelum akhirnya digeser untuk melatih Timnas Uzbekistan U-23.

Bersama skuad muda Serigal Putih, perjalanan karier Timur Kapadze sebagai pelatih terbilang cukup cemerlang. Selain membawa tim lolos ke Olimpiade Paris 2024, Timur Kapadze juga sempat membawa para pemainnya meraih medali perunggu di Asian Games 2023.

Moncer bersama tim U-23, Timur Kapadze kemudian kembali mengemban tugas sebagai pelatih timnas senior pada Juli 2024 yang hanya bertahan tiga pertandingan. Dia kemudian kembali menjabat sebagai pelatih timnas senior Uzbekistan pada 2025 menggantikan pelatih asal Slovenia, Srecko Katanec.

Melihat catatan di atas, Timur Kapadze bisa dikatakan belum memiliki rekam jejak panjang menangani tim nasional utama. Sehingga adaptasinya di level tertinggi berpotensi memakan waktu dan risiko inkonsistensi performa cukup besar. 

(aes)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:40
01:53
05:11
08:13
08:38
02:28

Viral