- Instagram @maartenpaes
Media Belanda Berbondong-bondong Soroti Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia Itu Disebut Bikin Kontroversi
tvOnenews.com - Nama kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, mendadak ramai diperbincangkan di Belanda.
Pemain yang baru bergabung dengan Ajax itu menjadi sorotan sejumlah media olahraga setelah komentarnya usai pertandingan memicu polemik.
Perbincangan tersebut bermula dari wawancara Paes setelah Ajax mengalami kekalahan dari Groningen.
Dalam kesempatan itu, kiper berusia 26 tahun tersebut menyampaikan pandangannya mengenai sikap yang seharusnya ditunjukkan oleh tim besar saat menghadapi situasi sulit.
Paes menegaskan bahwa Ajax harus tetap memperlihatkan karakter kuat, bahkan ketika hasil pertandingan tidak berpihak kepada mereka.
Menurutnya, mentalitas dan kekompakan tim tetap harus terjaga meski sedang mengalami kekalahan.
- ajax.nl
Pernyataan tersebut dengan cepat menyebar dan memicu berbagai reaksi di kalangan media hingga pengamat sepak bola di Belanda.
Sejumlah pihak menilai komentar Paes cukup berani, mengingat ia masih tergolong pemain baru di klub raksasa Belanda tersebut.
Situasi semakin memanas setelah legenda sepak bola Belanda, Rafael van der Vaart, ikut memberikan tanggapan.
Mantan pemain Ajax dan Real Madrid itu secara terbuka mengkritik pernyataan Paes.
Van der Vaart menilai kiper tersebut belum berada pada posisi yang tepat untuk menyampaikan kritik secara terbuka kepada tim.
“Saya akan langsung mengirim kiper itu kembali ke Amerika,” ujar Van der Vaart ketika menanggapi komentar Paes.
- instagram Ajax
Ucapan tersebut langsung memicu diskusi luas di kalangan pengamat sepak bola Belanda.
Banyak pihak kemudian memperdebatkan apakah komentar Paes merupakan bentuk kepedulian terhadap tim atau justru langkah yang terlalu berani bagi pemain yang baru bergabung.
Media Belanda Ikut Menyoroti Maarten Paes
Sejumlah media olahraga Belanda pun ikut menyoroti polemik yang terjadi.
Salah satunya adalah media sepak bola FootballTransfers yang menilai komentar Paes memicu kegaduhan di sekitar Ajax.
Dalam laporannya, FootballTransfers menuliskan bahwa kontroversi muncul setelah pernyataan Paes dalam sesi wawancara menjadi konsumsi publik.
“Kontroversi/kehebohan di sekitar Ajax dan Maarten Paes setelah wawancara: ‘Kirim dia kembali ke Amerika’” tulis FootballTransfers dalam salah satu artikelnya.
- ajax.nl
Media Belanda lainnya, SoccerNews, juga ikut menyoroti polemik tersebut.
Mereka menilai komentar Paes menjadi bahan diskusi karena statusnya sebagai pemain yang relatif baru di Ajax.
“Pemain baru Ajax dinilai terlalu jauh melangkah,” tulis media tersebut dalam laporannya.
Tak hanya itu, media sepak bola ternama Belanda Voetbal International juga mengulas situasi yang terjadi di dalam tim setelah kekalahan dari Groningen.
Dalam pemberitaannya, mereka menyoroti kondisi ruang ganti Ajax yang disebut sempat memanas usai hasil buruk tersebut.
Perdebatan mengenai komentar Maarten Paes pun masih terus menjadi bahan pembicaraan di Belanda.
Di satu sisi, ada yang menilai pernyataannya sebagai bentuk sikap profesional.
Namun di sisi lain, ada pula yang menganggap kritik tersebut seharusnya tidak disampaikan secara terbuka oleh pemain yang baru bergabung dengan klub.
- Kolase YouTube/Justinus Lhaksana - Instagram/maartenpaes
Coach Justin hingga Wesley Sneijder Bela Maarten Paes
Di tengah derasnya kritik yang muncul, Maarten Paes juga mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak.
Salah satunya datang dari pengamat sepak bola Indonesia, Justinus Lhaksana atau yang lebih dikenal sebagai Coach Justin.
Dalam komentarnya, Coach Justin menilai kritik yang disampaikan Paes sebenarnya cukup masuk akal.
Ia bahkan menjelaskan kronologi kejadian setelah kekalahan Ajax dari Groningen yang berujung pada pemecatan pelatih Fred Grim.
“Jadi kasusnya seperti ini. Pada saat Ajax kalah dari Groningen di mana itu adalah match terakhir dari Fred Grim, langsung Fred Grim dipecat setelah match itu, di situ Maarten Paes diinterview,” ujar Coach Justin.
Menurutnya, kritik Paes tentang kurangnya sosok pemimpin di dalam tim justru menggambarkan kondisi yang sebenarnya terjadi di Ajax.
“Dan memang salah satu alasan dia mengkritik karena tidak ada leader, tidak ada sosok yang bisa ngangkat. Jadi yang dikatakan Maarten Paes itu benar banget,” tegas Coach Justin.
Coach Justin bahkan menyindir keras Van der Vaart yang dianggap terlalu sensitif terhadap kritik terhadap klub lamanya.
“Rafael kalau nggak bisa klubnya dikritik, udah mending lu nyolong sepeda aja lu di Belanda,” ujarnya.
- KNVB
Selain Coach Justin, legenda Inter Milan dan mantan bintang Ajax, Wesley Sneijder, juga ikut memberikan pembelaan terhadap Paes.
Sneijder menilai kritik yang dilontarkan kiper Timnas Indonesia tersebut sebenarnya bertujuan untuk menyadarkan tim agar bisa segera bangkit dari performa buruk. (gwn)