- Instagram @laurin.ulrich - Instagram @thomhaye
Eks Kapten Jerman Rp 43 Miliar Berdarah Surabaya Beri Sinyal Bela Timnas Indonesia, Kandidat Pengganti Thom Haye
tvOnenews.com - Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan salah satu pemain muda yang sedang berkembang di kompetisi Jerman, yakni Laurin Ulrich.
Gelandang berusia 21 tahun tersebut menjadi perbincangan setelah performanya terus meningkat bersama klubnya musim ini.
Saat ini, Ulrich tengah memperkuat FC Magdeburg pada musim 2025/2026 dengan status pemain pinjaman dari VfB Stuttgart.
- instagram Laurin Ulrich
Keputusan untuk menjalani masa peminjaman itu terbukti menjadi langkah yang tepat bagi perkembangan kariernya.
Di Magdeburg, Ulrich mendapatkan kesempatan bermain yang jauh lebih besar. Hingga pertengahan Februari 2026, ia sudah mencatat sekitar 20 hingga 21 penampilan dengan total lebih dari 1.700 menit bermain.
Meski belum mencetak gol, kontribusinya di lini tengah tetap terasa.
Ia berhasil mencatatkan tiga assist serta memiliki rating rata-rata 7.05 versi FotMob, angka yang menunjukkan konsistensinya dalam mengatur permainan tim.
Performa tersebut sangat berbeda dibandingkan masa singkatnya bersama SSV Ulm 1846 sebelumnya.
Saat itu, Ulrich hanya tampil dalam lima pertandingan dengan total waktu bermain sekitar 70 menit.
Minimnya kesempatan bermain sempat membuat perkembangannya tidak terlalu terlihat. Namun setelah mendapatkan kepercayaan sebagai pemain reguler di Magdeburg, kualitasnya kini semakin menonjol.
Walau performa tim Magdeburg belum sepenuhnya stabil di bawah arahan pelatih Petrik Sander, Ulrich justru mampu tampil konsisten dan menjadi salah satu penggerak utama di lini tengah.
Selain berperan sebagai gelandang serang, ia juga memiliki fleksibilitas untuk bermain di sisi kiri lapangan.
Kemampuan tersebut membuatnya menjadi pemain yang cukup berguna dalam membangun variasi serangan tim.
- Instagram @laurin.ulrich
Nama Ulrich juga ramai dibahas di Indonesia karena latar belakang keluarganya. Ia diketahui memiliki darah keturunan Surabaya, yang membuatnya memenuhi syarat untuk membela Timnas Indonesia.
Bahkan, ia pernah dipercaya mengenakan ban kapten di tim kelompok usia Jerman, sebuah tanda bahwa ia tidak hanya memiliki kemampuan teknis tetapi juga jiwa kepemimpinan di lapangan.