- Instagram @marcklok
Marc Klok Komentari Keputusan John Herdman Tak Panggil Teja Paku Alam, Tak Sabar Elkan Baggott Comeback Timnas Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Persib Bandung, Marc Klok mengomentari keputusan John Herdman untuk tak memanggil Teja Paku Alam dalam skuad provisional Timnas Indonesia.
Marc Klok masuk dalam 41 pemain yang dipanggil John Herdman untuk dipersiapkan turnamen FIFA Series 2026. Timnas Indonesia akan menjamu Bulgaria, St Kitts and Nevis dan Kepulauan Solomon pada 27 dan 31 Maret 2026.
Dari 41 nama tersebut, John Herdman memanggil lima kiper dengan tak ada nama Teja Paku Alam. Padahal, kiper utama Persib tersebut memiliki statistik mentereng di Super League.
"Ini pilihan pelatih, orang bisa punya opini, 'oh Teja harus di sana', 'oh Teja tidak harus di sana', 'Klok harus di sana'. Itu opini, bukan?" kata Marc Klok.
Marc Klok tak memungkiri Teja Paku Alam tampil luar biasa di musim ini. Bahkan Teja memiliki jumlah clean sheet terbanyak di musim ini.
Namun dia mengakui John Herdman punya pertimbangan tersendiri yang tentu harus bisa diterima bahkan oleh Teja sendiri.
"Saya bisa bilang, 'Teja harusnya di sini karena statistik luar biasa musim ini', tapi ini bukan terserah saya, ini pilihan pelatih," kata Marc Klok.
Untuk itu, dia meminta suporter Timnas Indonesia menghargai dan mendukung siapa pun pilihan John Herdman termasuk kiper.
"Jadi siapa pun yang di sana, Cahya, Nadeo, siapa pun, kita harus support dia untuk kasih yang terbaik, ini adalah mindset yang harusnya dimiliki semua orang," kata Marc Klok.
Di sisi lain, Marc Klok menyambut baik kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia. Sempat bersama-sama berjuang di Piala Asia 2023, Klok pun ingin kembali berjuang menatap tantangan di Skuad Garuda.
"Saya sangat senang buat dia, dia teman baik saya. Cukup lama kita tidak bertemu, tapi selalu ada komunikasi," kata Marc Klok.
Elkan Baggott sempat tak dipanggil Timnas Indonesia demi fokus bersama Ipswich Town.
"Semoga dia kasih yang terbaik lagi buat negara kita. Dia pemain hebat dengan potensi yang hebat, masih muda juga. So ini untuk negara pasti sebuah aset besar," katanya. (hfp)