news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Skuad Timnas Indonesia.
Sumber :
  • instagram timnas indonesia

Erick Thohir Jelaskan Alasan FIFA Series 2026 Bukan Turnamen Sembarangan untuk Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menaruh perhatian besar terhadap ajang FIFA Series 2026 sebagai peluang strategis bagi Timnas Indonesia.
Kamis, 26 Maret 2026 - 09:34 WIB
Editor :

‎Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menaruh perhatian besar terhadap ajang FIFA Series 2026 sebagai peluang strategis bagi Timnas Indonesia. Turnamen ini dinilai bukan sekadar laga uji coba biasa, melainkan sarana penting untuk mendongkrak posisi di ranking dunia FIFA.

‎Ia menilai keikutsertaan Indonesia dalam turnamen tersebut memiliki dampak jangka panjang bagi perkembangan sepak bola nasional. Apalagi, pertandingan yang dijalani memiliki status resmi internasional yang diakui FIFA.

‎Menurut Erick, FIFA Series 2026 menjadi momen krusial karena seluruh hasil pertandingan akan langsung memengaruhi perolehan poin Indonesia. Saat ini, skuad Garuda masih berada di peringkat ke-121 dunia dan membutuhkan tambahan poin signifikan.

‎Turnamen ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 27-30 Maret. Statusnya sebagai FIFA Grade A membuat setiap laga memiliki bobot yang tinggi dalam perhitungan ranking.

‎“FIFA Series ini memberi tantangan yang benar-benar berbeda bagi Timnas Indonesia. Kita menghadapi tim dari kawasan Karibia dan Eropa dengan karakter permainan yang berbeda," ujar Erick dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

‎"Ini kesempatan besar bagi pemain dan juga publik untuk melihat standar sepak bola dunia,” tambahnya. 

‎Erick menjelaskan bahwa Indonesia memiliki keuntungan sebagai tuan rumah dalam turnamen ini. Dukungan suporter di stadion diharapkan mampu memberikan motivasi tambahan bagi para pemain.

‎Selain itu, bermain di kandang sendiri juga memberi keleluasaan dalam persiapan tim. Faktor ini dinilai penting untuk menghadapi lawan-lawan dengan karakter permainan yang berbeda.

‎Ia menyoroti pentingnya menghadapi tim dari berbagai kawasan, seperti Karibia dan Eropa. Menurutnya, perbedaan gaya bermain akan menjadi pengalaman berharga bagi para pemain.

‎Pengalaman tersebut dianggap sebagai bagian dari proses peningkatan kualitas timnas. Dengan menghadapi beragam karakter permainan, skuad Garuda diharapkan semakin matang di level internasional.

‎Indonesia sendiri dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada laga pembuka, Jumat (27/3). Pertandingan ini menjadi langkah awal dalam mengukur kesiapan tim di ajang tersebut.

‎Selain itu, Indonesia juga berpotensi bertemu Bulgaria dalam turnamen FIFA Series 2026. Laga tersebut diyakini akan menjadi ujian berbeda bagi skuad Garuda.

‎Erick menilai pertandingan melawan tim dengan pengalaman internasional akan memberikan gambaran objektif. Hal ini penting untuk melihat sejauh mana perkembangan Timnas Indonesia saat ini.

‎Ia menegaskan bahwa FIFA Series bukan hanya soal hasil di lapangan. Turnamen ini juga menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi seluruh elemen sepak bola nasional.

‎Selain aspek kompetitif, Erick menyebut ajang ini memiliki nilai edukasi bagi publik. Masyarakat dapat memahami bahwa peningkatan ranking dunia membutuhkan konsistensi melawan tim dari berbagai konfederasi.

‎“Kita ingin publik melihat langsung bagaimana kualitas lawan dari berbagai belahan dunia. Ini penting agar kita semua memahami standar kompetisi global,” ujarnya.

‎Erick berharap FIFA Series dapat menjadi pijakan awal bagi Indonesia. Ia optimistis ajang ini bisa membantu memperbaiki posisi di ranking dunia sekaligus memperkuat fondasi tim menuju kompetisi internasional berikutnya.

‎(igp/rda)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:26
05:42
01:15
02:02
13:03
04:04

Viral