- Instagram/timnasindonesia
Media Vietnam Heran dengan Timnas Indonesia, Meski Tak Cetak Gol di Final FIFA Series 2026 tapi Bisa Proaktif Kuasai Bola
tvOnenews.com - Pertandingan babak final turnamen persahabatan FIFA Series 2026 antara Timnas Indonesia vs Bulgaria menyajikan tontonan yang sangat dramatis.
Laga ini berakhir dengan skor tipis 0-1 untuk kemenangan Bulgaria. Meski pada akhirnya harus menelan kekalahan dan gagal mencetak gol penyama kedudukan, penampilan Skuad Garuda di atas lapangan hijau menuai banyak decak kagum.
Bahkan penampilan all out penggawa Skuad Garuda sukses membuat salah satu media Vietnam terheran-heran.
Kejutan sang underdog di menit awal
- PSSI
Timnas Indonesia sebenarnya mengawali laga ini sebagai tim underdog alias tidak diunggulkan, karena perbedaan ranking FIFA yang cukup mencolok dengan Bulgaria.
Namun, begitu peluit sepak mula ditiupkan, tim asuhan John Herdman tersebut justru berhasil langsung membalikkan semua prediksi miring tersebut.
Jay Idzes dkk bermain dengan penuh rasa percaya diri yang sangat tinggi. Di menit-menit awal babak pertama, Timnas Indonesia justru tampil mengejutkan dengan mengambil alih kendali permainan.
Hal itulah yang membuat media Vietnam TheThao247 cukup keheranan dengan tim underdog satu ini.
"Pertandingan terakhir turnamen persahabatan FIFA Series 2026 berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Bulgaria atas Indonesia, dalam pertandingan yang tidak banyak menghasilkan gol, tetapi tetap menampilkan beberapa momen penting," tulis TheThao247 dalam laporannya, dikutip Senin (30/3/2026).
- Instagram/team.bulgaria
Ya, Skuad Garuda terlihat sangat aktif menguasai bola dan dengan berani menginisiasi serangan demi serangan yang menusuk langsung ke jantung pertahanan Bulgaria, terutama dengan memaksimalkan pergerakan cepat dari kedua sektor sayap.
"Tepat setelah peluit pembukaan, Indonesia mengejutkan semua orang dengan memulai pertandingan dengan percaya diri dan mengendalikan permainan dengan lebih baik di menit-menit awal."
"Meskipun dianggap sebagai tim underdog, mereka secara proaktif menguasai bola dan mengatur serangan, terutama memanfaatkan sisi sayap. Namun, sentuhan akhir mereka kurang presisi untuk mengubahnya menjadi gol," sambung laporan tersebut.