news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Jay Idzes saat menyapa para suporter Timnas Indonesia di tribun stadion.
Sumber :
  • Instagram/jayidzes

Jay Idzes Banding-bandingkan Suporter Timnas Indonesia dengan Suporter di Italia: Tidak Pernah Saya Lihat Sebelumnya

Menurut bek kelahiran tahun 2000 itu, militansi pendukung Timnas Indonesia tak hanya sekadar fanatisme, tapi fenomena global yang sulit dicari tandingannya.
Selasa, 5 Mei 2026 - 22:32 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Sosok kapten karismatik Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali mencuri perhatian publik internasional dan Indonesia.

Pemain bertahan yang kini merumput di kasta tertinggi Liga Italia bersama Sassuolo tersebut memberikan pengakuan mengejutkan tentang betapa luar biasanya atmosfer sepak bola di Tanah Air.

Menurut bek kelahiran tahun 2000 tersebut, militansi pendukung Skuad Garuda bukan hanya sekadar fanatisme, melainkan sebuah fenomena global yang sulit dicari tandingannya.

 

Lebih dari sekadar olahraga

Jay Idzes saat menyampaikan pidatonya yang rutin ia lakukan setelah pertandingan usai
Sumber :
  • Instagram/jayidzes

Berbicara dalam wawancara eksklusif bersama media Jepang, King Soccer, pemain yang akrab disapa "Bang Jay" ini mengungkapkan kekagumannya terhadap cinta yang diberikan masyarakat Indonesia untuk sepak bola dan tim nasional.

"Jika saya bicara soal gairah dan cinta masyarakat terhadap sepak bola dan tim nasional, saya rasa itu salah satu yang terbaik di dunia," ungkap Jay Idzes dikutip dari channel YouTube King Soccer pada Jumat (1/5/2026).

Kesetiaan suporter Indonesia yang tetap teguh berdiri di belakang tim dalam kondisi apa pun menjadi poin yang paling menyentuh hati sang kapten.

"Orang-orang selalu mendukung kami, baik saat menang maupun kalah," lanjutnya.

Jay Idzes dan Kevin Diks usai membela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Sumber :
  • Instagram/jayidzes

Lama berkarier di Italia, negara yang dikenal memiliki salah satu basis suporter paling fanatik di dunia, ternyata tidak membuat Jay kaget.

Justru, ia menemukan sesuatu yang lebih besar di Indonesia. Baginya, sepak bola di bumi Nusantara sudah mendarah daging dan menjadi napas kehidupan bagi banyak orang.

Hubungan simbiosis mutualisme antara para pemain dan suporter menjadi kekuatan ekstra bagi Skuad Garuda, saat berhadapan dengan lawan-lawan tangguh di kancah internasional.

"Anda bisa melihat sepak bola adalah cara hidup di sana," katanya.

"Saat kami turun ke lapangan melawan Jepang atau tim lain, gairah yang mereka miliki tersalurkan kepada kami."

"Kami, 11 atau 23 pemain yang ada di sana, berjuang untuk mereka," ujar Jay Idzes.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:35
02:50
04:42
00:59
01:38
05:04

Viral