- FC Twente
Pengamat Sepak Bola Belanda Pasang Badan untuk Mees Hilgers, Sebut FC Twente Terlalu Kaku Dalam Lepas Bek Timnas Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat sepak bola Belanda, Valentijn Driessen pasang badan untuk pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers atas keributan yang terjadi dengan klubnya, FC Twente.
Mees Hilgers lebih memilih latihan mandiri dibandingkan bergabung dengan latihan perdana FC Twente pada Rabu (24/6/2026). Driessen menganggap FC Twente terlalu kaku karena terus memaksakan Mees Hilgers tetap berada di klub.
Ini menjadi latihan musim baru setelah Mees Hilgers lagi-lagi gagal lepas dari tim yang mendebutkannya di sepak bola profesional.
Valentijn Driessen secara terbuka mendesak FC Twente untuk tidak mempersulit kepergian sang pemain setelah polemik kontrak yang membuatnya terikat lebih lama di klub tersebut.
Hilgers sebenarnya berada dalam situasi yang cukup rumit setelah kontraknya di FC Twente secara otomatis diperpanjang satu tahun.
Hal itu terjadi karena agen sang pemain, Khalid Sinouh, disebut lupa mengajukan pemberitahuan resmi untuk mengakhiri kontrak sebelum tenggat waktu yang ditentukan.
Menanggapi situasi tersebut, Driessen menilai kesalahan administrasi tersebut memang merugikan Hilgers, tetapi FC Twente juga tidak seharusnya mempertahankan pemain yang sudah tidak ingin melanjutkan kariernya di klub.
"Itu jelas tidak cerdas. Anak itu sudah berada dalam posisi yang sangat sulit. Rasanya penting untuk mengetahui aturan dan menghentikan kontrak tepat waktu," kata Driessen dikutip dari laman Twente Fans, Kamis (25/6/2026).
"Sekarang kontraknya otomatis diperpanjang dan dia masih terikat satu tahun lagi dengan Twente, padahal dia sudah tidak ingin menandatangani perpanjangan kontrak," ujar Driessen.
Situasi semakin memanas setelah Hilgers dilaporkan tidak hadir dalam sesi latihan FC Twente pekan ini. Bek berusia 25 tahun tersebut justru terlihat menjalani latihan mandiri di Amsterdam bersama sejumlah pemain Eredivisie seperti Kian Fitz-Jim dan Donny van de Beek.
Keberadaan Hilgers dalam sesi latihan itu juga menarik perhatian karena ia disebut mengenakan jersey Feyenoord. Sebelumnya, Feyenoord memang sempat dikabarkan tertarik merekrut pemain keturunan Indonesia tersebut.
"Dia mengenakan kaus Feyenoord. Memang sebelumnya ada ketertarikan dari Feyenoord dan dia sangat ingin pindah ke sana. Namun transfer itu tidak terjadi. Tentu saja hal itu tidak diterima dengan baik oleh para suporter FC Twente," kata jurnalis Belanda, Jeroen Kapteijns.