- Kolase tvOnenews.com / Instagram @sheffieldunited / tvOnenews-Taufik Hidayat
Nasib Tragis Jairo Riedewald: Gagal Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Kini di Ambang Terluntang-lantung Tanpa Klub
tvOnenews.com – Nasib apes tampaknya tengah akrab menggelayuti karier Jairo Riedewald. Gelandang bertahan yang sempat menjadi komoditi panas dan sangat diidam-idamkan untuk memperkuat Timnas Indonesia ini, kini justru berada di ambang situasi pelik seiring kariernya di Eropa yang dinilai makin mengkhawatirkan.
Padahal dengan modal pengalaman matang di kompetisi seketat Premier League Inggris, kehadiran Jairo Riedewald awalnya dirasa menjadi opsi paling mumpuni untuk mendongkrak kualitas lini tengah skuad Garuda.
Namun takdir berkata lain. Proses naturalisasi Riedewald menemui jalan buntu, berbarengan dengan situasi di level klub yang kian merosot dari musim ke musim.
- Instagram @sheffieldunited
Pemain Pertama yang Dibidik Patrick Kluivert
Kisah perburuan tanda tangan Riedewald mencuat tajam pada awal Januari 2025 lalu, tepat saat legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert, ditunjuk PSSI untuk menukangi Timnas Indonesia menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh pelatih terdahulu.
Saat itu, Kluivert secara terang-terangan menegaskan bahwa Jairo Riedewald merupakan nama pertama dalam daftar belanjanya yang bakal langsung dihubungi untuk diproses naturalisasinya secepat mungkin.
Kabar ini langsung mengguncang pencinta sepak bola tanah air, apalagi setelah silsilah garis keturunan sang pemain yang berasal dari Ambon, Maluku, terkuak ke publik dan dikonfirmasi langsung oleh PSSI.
Riedewald sendiri dalam sebuah wawancara lawas saat melawat bersama Ajax Amsterdam sempat mengakui bahwa dirinya memang masih memiliki kerabat dekat di Maluku.
Riedewald sendiri sebenarnya menunjukkan respons yang sangat positif dan menyambut hangat ketertarikan Indonesia.
Gelandang berusia 29 tahun itu mendadak aktif di media sosial dan bahkan kedapatan langsung menyematkan lambang bendera Indonesia bersanding dengan bendera Belanda di profil Instagram pribadinya.
- Facebook - Sheffield United
Namun sayang, mimpi melihat eks penggawa Crystal Palace itu mengenakan jersi Merah Putih harus terkubur dalam-dalam akibat ganjalan regulasi yang sangat rumit.
Setelah ditelusuri lebih detail secara administrasi, Riedewald rupanya tercatat sudah mengantongi 3 caps resmi bersama Timnas Belanda senior di kompetisi resmi FIFA. Aturan ketat inilah yang membuat perpindahan federasinya menjadi sangat pelik.
"Jairo ini prosesnya lebih berat secara administrasi daripada Maarten Paes. Lebih berat. Jadi, bukan kami tidak mau, kami mau banget," ungkap Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menjelaskan rumitnya situasi sang pemain.
Bak jatuh tertimpa tangga, setelah impian membela Timnas Indonesia kandas, karier profesional Riedewald di level klub ikut-ikutan terjun bebas.
Sempat mencicipi kompetisi Belgia bersama Royal Antwerp, kontrak Riedewald secara mengejutkan tidak diperpanjang hingga membuatnya sempat luntang-lanting tanpa klub selama tiga bulan.
Beruntung, kontestan kasta kedua Liga Inggris (Championship), Sheffield United, datang menyelamatkan kariernya pada Oktober 2025 lewat sodoran kontrak jangka pendek.
- Facebook - Sheffield United
Bersama Sheffield United, gelandang keturunan Maluku ini sebenarnya tampil cukup impresif dengan sumbangan 3 gol dan 1 assist dari 26 laga.
Namun, kegagalan total Sheffield United untuk merebut tiket promosi kembali ke Premier League musim ini memicu pesimisme baru.
Pihak manajemen klub dilaporkan mulai berpikir ulang untuk mempertahankan sang pemain.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, kontrak kerja Jairo Riedewald bersama Sheffield United akan resmi kedaluwarsa pada 30 Juni 2026.
Artinya, dengan kalender bulan ini yang menyisakan dua hari lagi, belum ada tanda-tanda kontrak baru atau pengaktifan klausul perpanjangan dari pihak klub.
Jika situasi ini terus buntu tanpa ada klub baru yang meminangnya jelang musim baru bergulir, Jairo Riedewald dipastikan akan mengalami dejavu pahit alias kembali menganggur persis seperti awal musim lalu.