news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemusatan Latihan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026.
Sumber :
  • Kita Garuda ID

Kabar Buruk dari Belanda, Aturan Baru Eredivisie Bikin Pemain Timnas Indonesia Makin Sulit Abroad

Kabar kurang sedap bertiup kencang dari ranah sepak bola Belanda bagi para penggawa Timnas Indonesia yang bermimpi merajut karier di benua biru. Klub-klub yang
Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:00 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com – Kabar kurang sedap bertiup kencang dari ranah sepak bola Belanda bagi para penggawa Timnas Indonesia yang bermimpi merajut karier di benua biru.

Klub-klub yang berkompetisi di Eredivisie kini dipaksa merogoh kocek jauh lebih dalam jika tertarik memboyong pemain asing yang tidak memiliki paspor Uni Eropa (UE).

Regulasi anyar yang super ketat ini diprediksi bakal memotong dan mempersempit peluang transfer talenta-talenta lokal Indonesia ke Liga Belanda.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman di Sesi TC Jelang Piala AFF 2026
Sumber :
  • Kita Garuda ID

Khususnya, bagi jajaran klub papan tengah hingga bawah yang memiliki kekuatan finansial atau anggaran belanja pemain sangat terbatas.

Kebijakan ekstrem ini merupakan turunan langsung dari regulasi ketenagakerjaan Pemerintah Belanda yang membatasi ketat perekrutan tenaga kerja asing dari luar Wilayah Ekonomi Eropa (EEA).

Media ternama Belanda, Voetbal International, merilis laporan bahwa batas minimal gaji bagi pemain kategori non-Uni Eropa resmi meroket untuk musim kompetisi 2026/2027.

Kini, setiap pemain berusia 21 tahun ke atas yang tidak memegang paspor negara Uni Eropa wajib diganjar gaji minimal fantastis sebesar 630 ribu euro atau setara hampir Rp12 miliar per tahun demi mengamankan izin kerja mereka.

Angka nominal tersebut merangkak naik secara signifikan jika dibandingkan dengan musim sebelumnya yang bertengger di kisaran 608 ribu euro atau sekitar Rp11,6 miliar per musim.

Kenaikan berkala ini sekaligus menorehkan rekor angka standar gaji tertinggi sepanjang sejarah sejak aturan tersebut pertama kali diperkenalkan di kancah sepak bola Belanda.

Akar dari kebijakan proteksionis ini bersumber pada hukum migrasi tenaga kerja Belanda.

TC Timnas Indonesia di Bali Jelang Piala AFF 2026
Sumber :
  • Kita Garuda ID

Hukum ini menetapkan prinsip tegas bahwa setiap perusahaan domestik harus memiliki alasan urgensi yang kuat sebelum memutuskan mempekerjakan tenaga kerja dari luar kawasan EEA.

Sebagai informasi, kawasan EEA sendiri mencakup 27 negara anggota Uni Eropa ditambah Islandia, Liechtenstein, dan Norwegia.

Sementara itu, Swiss secara khusus dikecualikan dan tidak termasuk dalam kategori pembatasan pemain non-Uni Eropa.

Sistem kuota dan upah tinggi bagi pemain non-UE ini sejatinya mulai diperketat pasca-lahirnya Putusan Bosman yang fenomenal pada tahun 1995 silam.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:58
06:13
07:04
05:40
01:08
07:17

Viral