- AFC - tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026
tvOnenews.com - Timnas Indonesia terus menunjukkan performa menjanjikan di Piala AFF 2026.
Dari dua pertandingan yang sudah dijalani, skuad Garuda sukses mengoleksi hasil positif dan memperlihatkan kedalaman skuad yang mulai terbentuk di bawah arahan pelatih John Herdman.
Setelah membuka turnamen dengan kemenangan meyakinkan 5-1 atas Kamboja, Indonesia kembali melanjutkan tren positif saat menghadapi Timor Leste.
Pada laga kedua tersebut, Herdman membuat kejutan dengan melakukan rotasi besar-besaran demi menjaga kebugaran pemain sekaligus memberikan kesempatan kepada lebih banyak anggota skuad.
Strategi itu menunjukkan bahwa pelatih asal Inggris tersebut tidak hanya mengandalkan satu susunan pemain inti.
Namun, di balik rotasi yang cukup masif itu, masih ada beberapa nama yang belum sekalipun merasakan atmosfer pertandingan di Piala AFF 2026.
Hingga memasuki dua laga pertama, setidaknya masih ada tiga pemain yang belum memperoleh menit bermain.
Saat menghadapi Timor Leste di Chonburi Stadium, Thailand, John Herdman melakukan perubahan signifikan dibandingkan laga pembuka melawan Kamboja.
Dari sebelas pemain starter sebelumnya, hanya lima nama yang tetap dipertahankan, yakni Marc Klok, Ivar Jenner, Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Mitchell Baker.
Perubahan paling mencolok terjadi di lini belakang.
Herdman menurunkan trio Brian Fatari, Jordi Amat, dan Wahyu Prasetyo sejak menit pertama.
Posisi penjaga gawang juga berganti dengan memberi kesempatan kepada Cahya Supriadi untuk tampil.
Rotasi tersebut memperlihatkan bahwa Herdman ingin menjaga keseimbangan antara hasil pertandingan dan kebugaran pemain, mengingat jadwal Piala AFF yang cukup padat.
Pendekatan ini juga memberi kesempatan kepada para pemain pelapis untuk menunjukkan kualitas mereka sebelum memasuki laga-laga krusial melawan Vietnam dan Singapura.
- PSSI
Salah satu pemain yang belum mendapatkan kesempatan bermain adalah Muhammad Riyandi.
Di sektor penjaga gawang, Herdman membawa tiga kiper ke Piala AFF 2026.
Nadeo Argawinata dipercaya tampil pada laga pertama melawan Kamboja, sedangkan Cahya Supriadi mendapat giliran ketika menghadapi Timor Leste.
Dengan pola rotasi tersebut, Riyandi menjadi satu-satunya penjaga gawang yang belum mencatatkan penampilan.
Persaingan di posisi ini memang cukup ketat. Selain harus bersaing dengan Nadeo yang lebih berpengalaman, Cahya Supriadi juga berhasil memperoleh kepercayaan dari tim pelatih.
Jika Indonesia sudah memastikan lolos ke semifinal sebelum laga terakhir fase grup, peluang Riyandi tampil tentu masih terbuka.
Namun, apabila persaingan klasemen masih berlangsung ketat, Herdman kemungkinan akan tetap memilih kiper yang dianggap paling siap.
Nama berikutnya adalah Rizky Eka Pratama.
Winger milik PSM Makassar itu belum sekalipun turun ke lapangan sepanjang dua pertandingan pertama Timnas Indonesia.
Padahal, Rizky dikenal sebagai pemain yang cukup fleksibel.
Ia mampu bermain di beberapa posisi, baik sebagai winger kanan, kiri, maupun gelandang serang.
Sayangnya, persaingan di sektor sayap Timnas Indonesia saat ini sangat kompetitif.
Di sisi kiri, Herdman lebih banyak memberikan kepercayaan kepada Dony Tri Pamungkas. Ketika Dony dirotasi, Tim Geypens menjadi pilihan utama.
Sementara di sisi kanan, Eliano Reijnders tampil konsisten dan selalu mendapat menit bermain penuh pada dua pertandingan awal.
Kondisi tersebut membuat peluang Rizky Eka masih harus menunggu momen yang tepat.
- Instagram/@marselinoferdinan10
Nama yang paling menyita perhatian tentu adalah Marselino Ferdinan.
Berbeda dengan dua pemain lainnya, absennya Marselino bukan disebabkan kalah bersaing, melainkan karena masih menjalani proses pemulihan cedera.
Sebelum Piala AFF 2026 dimulai, John Herdman sempat mengungkapkan bahwa gelandang berusia 21 tahun tersebut mengalami benturan yang membuatnya harus berjalan menggunakan tongkat.
Situasi itu membuat Marselino belum bisa diturunkan dalam dua pertandingan pertama.
Padahal, pemain Oxford United tersebut diproyeksikan menjadi salah satu motor kreativitas Timnas Indonesia di lini tengah.
Kemampuan dribel, visi bermain, serta pengalaman tampil di level internasional membuat Marselino menjadi salah satu pemain yang paling dinantikan kehadirannya oleh suporter Garuda.
Apabila proses pemulihannya berjalan sesuai rencana, bukan tidak mungkin Marselino akan mulai mendapat kesempatan bermain pada pertandingan berikutnya.
Meski masih ada tiga pemain yang belum tampil, rotasi yang dilakukan John Herdman memperlihatkan bahwa Timnas Indonesia kini memiliki kedalaman skuad yang jauh lebih baik dibanding beberapa tahun sebelumnya.
Hampir seluruh pemain telah diberi kesempatan menunjukkan kemampuan mereka, sehingga persaingan internal tetap terjaga.
Strategi ini juga menjadi modal penting menghadapi jadwal padat Piala AFF 2026.
Dengan kondisi fisik pemain yang tetap terjaga, Indonesia diharapkan mampu mempertahankan performa hingga fase gugur.
Setelah menghadapi Timor Leste, ujian sesungguhnya menanti saat skuad Garuda bertemu Vietnam dan Singapura.
Dua pertandingan tersebut diperkirakan akan menjadi penentu langkah Indonesia menuju semifinal sekaligus mengukur sejauh mana efektivitas rotasi yang diterapkan John Herdman sepanjang turnamen.
(tsy)