Bukan Malaysia, Kevin Diks Beberkan Fokus Pertama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
- tvOnenews-Ilham Giovani
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks, memahami besarnya rivalitas antara skuad Garuda dengan Malaysia menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Meski demikian, ia tidak ingin perhatian tim teralihkan karena Singapura menjadi lawan pertama yang harus dihadapi.
Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Ketiga negara tersebut akan menjadi penghalang pertama skuad Garuda dalam upaya melangkah lebih jauh di turnamen.
Pertemuan menghadapi Malaysia menjadi salah satu pertandingan yang paling mendapatkan perhatian. Rivalitas panjang kedua negara membuat duel tersebut kerap menghadirkan tensi tinggi, baik di dalam maupun luar lapangan.
Kevin mengaku sudah mengetahui bagaimana besarnya rivalitas sepak bola antara Indonesia dan Malaysia. Namun, pemain Timnas Indonesia tersebut tidak ingin hal itu membuat skuad Garuda kehilangan fokus terhadap pertandingan yang berada di depan mata.
Sebelum bertemu Malaysia, pasukan John Herdman harus lebih dahulu menghadapi Singapura. Karena itu, Kevin memilih menerapkan pendekatan satu pertandingan demi satu pertandingan selama fase grup.
Menurutnya, tidak ada lawan yang bisa dianggap mudah dalam persaingan Grup A. Singapura, Malaysia, dan Bangladesh sama-sama memiliki kualitas yang berpotensi memberikan kesulitan kepada Timnas Indonesia.
"Menurut saya, mereka semua adalah tim yang bagus. Jadi, kami akan menghadapi pertandingan-pertandingan yang kompetitif, dan kami tetap fokus," ujar Diks di Stadion Madya GBK, Selasa (22/9/2026).
"Namun, kami menjalaninya satu per satu dan kini fokus pada pertandingan pertama," tambahnya.
Pendekatan tersebut membuat Kevin belum ingin berbicara terlalu jauh mengenai pertandingan menghadapi Malaysia. Fokus utama Timnas Indonesia saat ini diarahkan sepenuhnya kepada laga pembuka kontra Singapura.
Pertandingan pertama menjadi penting bagi skuad Garuda untuk membangun momentum di turnamen. Hasil positif dapat menjadi modal sebelum menghadapi dua pertandingan berikutnya di fase grup.
Terlebih, Singapura bukan lawan yang asing bagi Timnas Indonesia. Kedua negara sebelumnya sudah beberapa kali bertemu dalam persaingan sepak bola kawasan Asia Tenggara sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.
Apalagi, Singapura sempat memaksa Timnas Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2026. Hasil ini didapatkan setelag skuad Garuda ditahan imbang 1-1 sehingga tak mampu lolos dari fase grup.
Load more