news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Skuad Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia berpeluang mendapat keuntungan jelang Piala Asia 2027 setelah dua pemain andalan Jepang, Ayase Ueda dan Tomiyasu, terancam absen akibat cedera.
Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:19 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Timnas Indonesia mendapat kabar yang berpotensi menguntungkan menjelang persaingan di Piala Asia 2027. Jepang, salah satu lawan Skuad Garuda di Grup F, terancam kehilangan dua pemain penting, yakni Ayase Ueda dan Takehiro Tomiyasu, akibat cedera yang belum sepenuhnya pulih.

Pelatih timnas Jepang, Hajime Moriyasu, mengakui bahwa peluang kedua pemain tersebut untuk tampil di Piala Asia 2027 masih belum dapat dipastikan. Kondisi ini menjadi perhatian bagi Jepang yang akan menghadapi Indonesia, Qatar, dan Thailand pada fase grup turnamen tersebut.

Berdasarkan laporan media Jepang, Sponichi, pada tanggal 25, Moriyasu menyampaikan perkembangan kondisi kedua pemain setelah menyaksikan pertandingan antara Gamba Osaka dan Kyoto Sanga secara langsung. Ia memberikan pernyataan hati-hati mengenai kemungkinan Ueda dan Tomiyasu masuk ke dalam skuad untuk turnamen yang dijadwalkan berlangsung pada Januari 2027.

Penyerang andalan Jepang, Ayasa Ueda dan Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu
Sumber :
  • AFC

"Karena tubuh manusia memiliki banyak variabel, mungkin akan sulit bagi kedua pemain untuk berpartisipasi di Piala Asia 2027. Untuk saat ini, hanya itu yang bisa saya katakan."

Salah satu pemain yang menjadi perhatian adalah Ayase Ueda. Penyerang tersebut mengalami cedera kaki kiri saat memperkuat Lille dalam pertandingan Liga Champions UEFA melawan Arsenal pada tanggal 14.

Ia harus meninggalkan lapangan pada menit ke-33 babak kedua setelah mengalami masalah pada kakinya.

Cedera tersebut datang ketika Ueda tengah menunjukkan performa yang menjanjikan. Ia tercatat mencetak tiga gol dalam enam pertandingan resmi bersama Lille musim ini. Kehilangan penyerang tersebut tentu berpotensi memengaruhi kekuatan lini depan Jepang, mengingat perannya yang semakin penting di tim nasional.

Manajer Lille, Davide Ancelotti, mengungkapkan bahwa Ueda mengalami robekan pada plantar fascia, jaringan yang membantu menopang lengkungan telapak kaki. Menurutnya, waktu pemulihan pemain tersebut masih sulit dipastikan.

"Sulit untuk memprediksi kapan dia akan kembali."

Ancelotti juga menjelaskan bahwa apabila plantar fascia mengalami robekan total, proses pemulihan dapat memakan waktu tiga hingga enam bulan. Jika kondisi tersebut benar-benar terjadi, peluang Ueda untuk tampil dalam pertandingan internasional November dan Piala Asia 2027 akan semakin kecil.

Meski demikian, Moriyasu menegaskan bahwa dirinya belum menerima laporan medis yang sepenuhnya sesuai dengan informasi tersebut. Ia menyebut masih menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai kondisi sang penyerang.

"Saya belum menerima informasi serupa dengan yang telah dilaporkan."

Hajime Moriyasu kemudian menjelaskan bahwa pihaknya memang telah mengetahui Ueda mengalami rasa sakit, tetapi belum mendapatkan kepastian mengenai durasi pemulihan berdasarkan pemeriksaan terperinci.

"Saya mendengar bahwa ia merasakan sakit, tetapi saya belum menerima laporan tentang berapa minggu waktu pemulihan yang akan ditunjukkan oleh hasil pemeriksaan rinci. Saya hanya diberitahu bahwa mereka berencana untuk memantau kondisinya lebih lanjut untuk saat ini."

Selain Ueda, Jepang juga menghadapi ketidakpastian terkait kondisi Takehiro Tomiyasu. Bek yang memperkuat Crystal Palace tersebut sebelumnya tidak masuk skuad tim nasional Jepang untuk agenda internasional September dan Oktober setelah mengalami cedera betis ketika menghadapi Leeds pada tanggal 20 bulan sebelumnya.

Awalnya, Tomiyasu diperkirakan dapat kembali bermain pada pertengahan Oktober. Namun, ia justru mengalami masalah cedera tambahan yang membuat proses pemulihannya semakin panjang. Pelatih Crystal Palace, Pierre Sage, menyatakan bahwa sang bek belum dapat kembali bermain hingga jeda internasional berikutnya.

"Ia tidak akan bisa bermain hingga jeda internasional berikutnya."

Moriyasu juga mengonfirmasi bahwa cedera Tomiyasu kembali menimbulkan kekhawatiran. Berdasarkan laporan yang diterimanya, rasa sakit yang dialami sang pemain muncul di bagian berbeda dari cedera sebelumnya sehingga waktu pemulihannya diperkirakan bertambah.

"Saya menerima laporan bahwa rasa sakit telah kambuh di area yang berbeda dari sebelumnya, jadi akan membutuhkan waktu lebih lama baginya untuk kembali."

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa peluang Tomiyasu untuk kembali memperkuat Jepang pada agenda internasional November juga masih diragukan. Kondisi ini menjadi pukulan tersendiri bagi sang pemain yang baru bergabung dengan Crystal Palace pada Agustus setelah sempat absen selama setahun dari kompetisi. Namun, ia kembali harus menghadapi masalah cedera yang menghambat kesempatan bermainnya.

Bagi Jepang, absennya Ueda dan Tomiyasu berpotensi menjadi kerugian besar. Keduanya merupakan pemain penting dalam skema Moriyasu, terutama Ueda yang saat ini memiliki peran signifikan dalam lini serang tim nasional. Jika keduanya tidak dapat tampil di Piala Asia 2027, Jepang harus mencari alternatif untuk menjaga keseimbangan dan kekuatan tim.

Situasi tersebut berpotensi menjadi perhatian bagi Timnas Indonesia yang akan menghadapi Jepang pada pertandingan pembuka Grup F. Skuad Garuda dijadwalkan bertemu Jepang pada Senin, 11 Januari 2027, pukul 17.30 WIB di Stadion Prince Abdullah Al Faisal Sports City, Jeddah. Pertandingan ini menjadi ujian berat sekaligus kesempatan bagi Indonesia untuk mengawali turnamen dengan hasil positif.

Setelah menghadapi Jepang, anak asuh John Herdman akan berjumpa Qatar pada Sabtu, 16 Januari 2027, pukul 23.30 WIB di Stadion Aramco, Al Khobar. Qatar merupakan juara bertahan Piala Asia 2023 dan akan menjadi tantangan berikutnya bagi Indonesia dalam upaya mengamankan tiket ke fase gugur.

Skuad Garuda kemudian menutup perjalanan di fase grup dengan menghadapi Thailand pada Rabu, 20 Januari 2027, pukul 17.30 WIB di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah. Pertandingan melawan sesama wakil Asia Tenggara tersebut juga berpotensi menentukan posisi akhir Indonesia di Grup F.

Timnas Indonesia, Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Sumber :
  • PSSI

Piala Asia 2027 sendiri dijadwalkan dibuka pada Kamis, 7 Januari 2027, melalui pertandingan antara tuan rumah Arab Saudi dan Palestina di Stadion King Fahd Sports City. Namun, penyelenggaraan turnamen tersebut juga disebut menghadapi ketidakpastian akibat situasi politik di Arab Saudi, sehingga muncul pertanyaan mengenai apakah kompetisi akan tetap berlangsung sesuai jadwal atau mengalami penundaan.

Menanggapi situasi tersebut, Moriyasu menegaskan bahwa timnya tidak dapat mengendalikan faktor di luar lapangan. Ia memilih agar Jepang tetap berfokus mempersiapkan diri menghadapi pertandingan yang sudah menanti.

"Ini bukan sesuatu yang dapat kita kendalikan di lapangan. Pertama dan terpenting, kami akan melakukan yang terbaik untuk mempersiapkan pertandingan mendatang, dan kami akan menghadapi pertandingan setelah mempersiapkan diri secara menyeluruh dalam waktu yang diberikan."

Dengan jadwal turnamen yang semakin dekat, perkembangan kondisi Ueda dan Tomiyasu akan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan Jepang.

Sementara itu, Timnas Indonesia perlu mempersiapkan diri secara maksimal karena persaingan Grup F diperkirakan berlangsung ketat. Jika Jepang benar-benar kehilangan pemain-pemain pentingnya, peluang tersebut dapat menjadi faktor tambahan yang perlu dimanfaatkan Skuad Garuda saat menjalani pertandingan pembuka.
 

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral