Dua Anak Pelaku Penculikan Bilqis Berada di Rumah Aman UPT Dinas Pemberdayaan Perempuan
Jakarta, tvOnenews.com - Dua anak dari salah satu pelaku penculikan balita Bilkis di Makassar kini ditempatkan di rumah aman milik UPT Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulawesi Selatan.
Keduanya merupakan kakak beradik yang ikut bersama pelaku saat menculik Bilkis dan sempat terekam CCTV.
Hasil asesmen menunjukkan, pelaku berinisial SY (30) diduga mengeksploitasi kedua anaknya yang masih duduk di bangku SD dan balita untuk memancing korban bermain hingga berhasil dibawa kabur.
Lebih lanjut, anak-anak tersebut juga mengaku bahwa pelaku, yang merupakan ibu kandung mereka, pernah menjual salah satu dari mereka melalui praktik adopsi ilegal.
Kepala UPT DP3A Makassar menyebut, kedua anak saat ini mendapat pendampingan penuh karena tidak memiliki tempat tinggal lain.
Sementara itu, ayah mereka diketahui berada di Papua dan keluarga besar sudah tidak lagi merawat.
Polda Sulawesi Selatan memperluas penyelidikan terhadap dugaan jaringan perdagangan anak yang melibatkan pelaku.
Polisi bekerja sama dengan Direktorat Siber Mabes Polri untuk menelusuri jejak digital dan akun media sosial yang digunakan dalam transaksi adopsi ilegal tersebut.
Empat pelaku penculikan Bilkis kini ditahan di Polrestabes Makassar. Sementara itu, balita Bilkis telah dikembalikan ke orang tuanya dan mendapat pendampingan psikologis.