Kronologi WN Singapura Dibunuh dan Dicor di Cilacap
Cilacap, tvOnenews.com - Misteri penemuan mayat pria yang mengapung di Sungai Citanduy, Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja, Cilacap, Jawa Tengah, pada Februari lalu akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Syed Saleh (80), warga negara Singapura yang menjadi korban pembunuhan.
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adi Buwono mengatakan polisi telah menangkap dua pelaku berinisial H dan K di wilayah Pangandaran, Jawa Barat. Sementara satu pelaku lainnya berinisial A masih dalam pengejaran.
Kasus ini bermula dari penemuan mayat tanpa identitas pada 20 Februari 2026. Polisi kemudian mengidentifikasi korban setelah menerima informasi dari Polda Metro Jaya terkait laporan orang hilang warga negara Singapura. Identitas korban dipastikan melalui ciri-ciri, pakaian, serta barang yang ditemukan bersama jasad.
Dari hasil penyelidikan, pembunuhan terjadi pada 16 Februari 2026 sekitar pukul 21.30 WIB. Pelaku H memukul korban menggunakan balok kayu di bagian leher belakang sebanyak dua kali. Pelaku K kemudian membantu dengan membekap dan mendorong korban hingga terjatuh.
Setelah korban tidak sadarkan diri, pelaku melakban tubuh korban, membungkus dengan selimut dan plastik, lalu memasukkan ke dalam mobil.
Selanjutnya, jasad korban dicor menggunakan adonan semen sebelum dibuang ke aliran Sungai Citanduy di kawasan Bendungan Menganti.
Motif pembunuhan diduga karena cemburu. Korban disebut menjalin komunikasi dengan kekasih salah satu pelaku berinisial A yang saat ini masih buron.
Korban diketahui sering datang ke Sukabumi untuk menjalani pengobatan dan berkenalan dengan perempuan tersebut.
Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Sementara itu, aparat masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut.