KDM Usai Ditantang Perbaiki Jalan Rusak: Maaf Jika Jabar Menyinggung Daerah Lain
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons pernyataan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan terkait perbandingan pembangunan infrastruktur antar daerah.
Melalui unggahan di media sosial, Dedi menyampaikan permintaan maaf apabila capaian pembangunan di Jawa Barat menyinggung pihak lain. Ia menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan tidak dimaksudkan untuk dibandingkan dengan daerah mana pun.
Dedi juga menekankan bahwa setiap daerah memiliki tantangan dan kapasitas fiskal yang berbeda, termasuk wilayah luas seperti Kalimantan Barat yang membutuhkan biaya pembangunan lebih besar.
Sebelumnya, polemik ini muncul setelah viral video di media sosial yang membandingkan kondisi jalan di Kalimantan Barat dengan Jawa Barat.
Dalam video tersebut, warga menyoroti kerusakan infrastruktur di sejumlah wilayah Kalbar dan menyebut Jawa Barat memiliki kondisi jalan yang lebih baik.
Narasi dalam video bahkan menyarankan agar Dedi Mulyadi dipinjamkan untuk memperbaiki jalan di Kalimantan Barat.
Menanggapi hal tersebut, Krisantus menilai perbandingan tersebut tidak adil. Ia menyoroti perbedaan signifikan dari sisi luas wilayah dan kapasitas anggaran antara kedua provinsi.
Menurutnya, Jawa Barat memiliki luas sekitar 43 ribu kilometer persegi dengan APBD sekitar Rp31 triliun, sementara Kalimantan Barat memiliki luas sekitar 171 ribu kilometer persegi namun hanya didukung APBD sekitar Rp6 triliun.
Krisantus menegaskan bahwa semakin luas wilayah, semakin besar pula biaya pembangunan yang dibutuhkan, termasuk untuk pembangunan jalan dan jaringan infrastruktur lainnya.
Ia bahkan menantang Dedi untuk membuktikan kemampuannya membangun infrastruktur di Kalimantan Barat dengan anggaran terbatas.