KDM dan Hashim Djojohadikusumo Resmikan Penanaman Kedelai di Indramayu
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah terus mendorong peningkatan produksi pangan nasional melalui pengembangan komoditas strategis, termasuk kedelai, guna mengurangi ketergantungan terhadap impor dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Upaya tersebut diwujudkan melalui program penanaman kedelai di Desa Sukamulia, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kegiatan tersebut dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim djojohadikusumo, yang mewakili Presiden Prabowo Subianto.
Dalam program tersebut, pemerintah menargetkan pengembangan kawasan budidaya kedelai seluas 1.000 hektare di Kabupaten Indramayu.Â
Tahap awal akan dilaksanakan di lahan sekitar 200 hektare sebelum diperluas secara bertahap hingga mencapai target penuh dalam kurun waktu 16 bulan.
Pelaksanaan program melibatkan koperasi dan kelompok tani setempat. Hingga saat ini, sebanyak 360 petani telah bergabung dalam program tersebut dengan total lahan yang dikelola mencapai sekitar 210 hektare.
Pemerintah berharap kolaborasi tersebut dapat meningkatkan produktivitas kedelai lokal sekaligus memperkuat peran petani dalam mendukung swasembada pangan.
Kedelai merupakan salah satu komoditas penting bagi industri pangan nasional, terutama sebagai bahan baku tahu dan tempe.Â
Selama ini, kebutuhan kedelai dalam negeri masih banyak dipenuhi melalui impor karena produksi nasional belum mampu memenuhi permintaan pasar.
Melalui perluasan areal tanam dan peningkatan produksi di sentra-sentra pertanian, pemerintah menargetkan ketergantungan terhadap kedelai impor dapat terus ditekan.Â
Selain memenuhi kebutuhan domestik, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian dan membuka peluang ekspor kedelai lokal di masa mendatang.