news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo: Polri Wajib Merasakan Penderitaan Rakyat

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:09 WIB
Reporter:

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia harus selalu hadir untuk rakyat, melindungi masyarakat, serta menjadi institusi yang dipercaya di tengah upaya pemerintah melakukan transformasi nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan amanat pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Dalam pidatonya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Polri sekaligus mengingatkan bahwa tema "Polri untuk Masyarakat" harus menjadi arah pengabdian setiap insan Bhayangkara.

"Polri hadir untuk rakyat. Polri bekerja untuk rakyat. Polri harus melindungi rakyat. Polri mengabdi kepada bangsa dan negara," ucap Prabowo.

Menurut Prabowo, Indonesia saat ini berada pada fase transformasi besar di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, birokrasi, pendidikan, pangan hingga energi.

Menurutnya, di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian, stabilitas keamanan menjadi syarat utama agar pembangunan dapat berjalan.

Ia menegaskan tidak akan ada kemakmuran tanpa stabilitas, tidak ada pembangunan tanpa keamanan, serta tidak ada pertumbuhan ekonomi dan investasi tanpa kepastian hukum.

Peran Polri dinilainya sangat strategis dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.

Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Polri yang dinilai terus bertransformasi dan bekerja menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Selain menjalankan tugas penegakan hukum, Prabowo menyoroti keterlibatan Polri dalam berbagai program pemerintah. Ia menyebut Polri aktif mendukung ketahanan pangan, membantu penanganan bencana, menjaga stabilitas harga pangan, hingga mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, Polri telah membangun lebih dari 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Ia bahkan menyebut fasilitas yang dibangun Polri mendapat penilaian positif dari berbagai pengamat maupun lembaga internasional yang berkunjung ke Indonesia.

Prabowo juga mengapresiasi kontribusi Polri dalam pembangunan gudang pangan, sumur bor, jembatan, serta berbagai fasilitas yang dinilai membantu masyarakat di berbagai daerah.

Dalam pidatonya, Presiden mengingatkan bahwa keamanan bukan hanya berarti tidak adanya tindak kejahatan, tetapi juga menciptakan kondisi yang memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitas secara normal.

"Keamanan berarti rakyat leluasa bekerja, petani berani menanam, nelayan berani melaut, pengusaha berani berinvestasi, guru tenang mengajar, anak-anak tenang belajar, dan masyarakat dapat beribadah dengan damai," ujarnya.

Di akhir pidato, Prabowo menyatakan optimistis Indonesia mampu menjadi negara yang modern dan makmur. Ia mengakui akan selalu ada berbagai tantangan terhadap kebangkitan bangsa, namun meyakini Indonesia memiliki modal yang kuat untuk terus maju.

"Saya bersyukur bahwa stabilitas keamanan nasional terus terjaga. Indonesia akan bangkit. Memang selalu ada usaha-usaha untuk menghambat bahkan untuk mengganjal kebangkitan bangsa Indonesia. Tapi bangsa Indonesia sangat besar, sangat kuat. punya modal yang sangat besar sehingga percayalah bangsa kita akan bangkit terus bangsa kita akan transformasi menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang modern, bangsa yang makmur di tengah keadilan," kata Prabowo.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:31
05:07
03:37
07:21
02:24
01:05

Viral